Masyarakat padati Istano Basa Pagaruyung sambut etape satu TdS 2019

id TdS 2019,Istano Basa Pagaruyung,jalur TdS ,etape tds,sejarah tds

Masyarakat padati Istano Basa Pagaruyung sambut etape satu TdS 2019

Kadis Pariwisata Tanah Datar, Abdul Hakim. (Antara/Etri Saputra)

​​​​​​​Batusangkar, (ANTARA) - Masyarakat Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mulai memadati Istano Basa Pagaruyung menyambut finis etape pertama perhelatan Tour de Singkarak (TdS) 2019.

Terlihat masyarakat setempat mulai dari anak sekolah, pedagang asongan, dan peserta yang mengikuti kontes kucing sudah berdatangan dan berada di kawasan Istano Basa Pagaruyung.

Kepala Dinas Patiwisata Tanah Datar Abdul Hakim di Batusangkar Sabtu, mengatakan salah satu tujuan dengan diselenggarakan iven TdS tersebut meningkatkan kunjungan wisatawan termasuk wisatawan lokal.

Adapun iven untuk memeriahkan finis TdS yang ke-11 tahun ini pihaknya juga melaksanakan beberapa hiburan diantaranya menghadirkan artis Minang Jon Cakra, bazar, kontes kucing, dan pergelangan seni anak nagari.

Kemudian untuk menyambut para pebalap TdS Pemda Tanah Datar akan menyambut pebalap tersebut dengan makan bajamba di Istano Basa Pagaruyung.

"Untuk penyambutan nantinya kita akan makan bersama dengan pebalap didalam Istano Basa," ujarnya.

Sementara Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tanah Datar Varian Waris mengatakan kontes kucing diadakan terbuka bagi semua kalangan dan pencinta kucing.

Pada kontes tersebut lebih kepada servis atau penguluhan kepada pemilik kucing bagaimana cara perawatannya, pemberian obat dan vaksinasi bagi karena kucing termasuk ke dalam salah satu hewan rabies.

Selain itu kontes kucing juga ajang temu kenal bagi komunitas dan pe cinta kucing di daerah setempat serta memberikan aspirasi bagi komunitas lainnya yang ingin memelihara kucing.

"Disini kita akan memberikan sudah bekal untuk itu bagi komunitas yang hadir. Contohnya makannya apa, perawatannya bagaimana, kalau berobat kemana, disini kita akan berikan ilmu untuk itu," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar