Istana Negara penuh sesak saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju

id Kabinet indonesia maju, presiden jokowi,pelantikan menteri,susunan menteri jokowi,kabinet jokowi

Istana Negara penuh sesak saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju

Istana Negara penuh sesak saat pelantikan para menteri (Hanni Sofia)

Jakarta (ANTARA) - Istana Negara penuh sesak karena hadirnya anggota keluarga dari para menteri yang dilantik termasuk para tamu undangan, pejabat negara, hingga wartawan dari berbagai media massa.

Anggota keluarga dari para menteri telah juga hadir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sejak Rabu pagi.

Mereka yang hadir mendampingi salah satu anggota keluarga mereka yang dilantik sebagai Menteri atau pejabat negara setingkat menteri mulai memasuki Istana Negara tempat pelantikan dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB.

Antrean terlihat mengular di pintu pemeriksaan menuju pintu masuk Istana Negara.

Selain para pendamping termasuk putra putri menteri yang dilantik, ada pula tamu negara yang diundang untuk menyaksikan langsung pelantikan tersebut.

Baca juga: Jokowi tetap percayakan KSP kepada Moeldoko

Sejumlah politisi partai juga tampak hadir seperti politisi Partai Demokrat Syarief Hasan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, politisi PPP Arsul Sani, Ketua Umum PKB yang juga Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Suasana di dalam Istana Negara penuh sesak dimana di sisi kiri para pendamping berdiri khidmat mengikuti acara pelantikan sementara para menteri yang dilantik berdiri di tengah ruang Istana Negara.

Para menteri koordinator terlihat berjajar di depan atau di hadapan langsung Presiden sedangkan para menteri yang berada di bawa koordinasinya berdiri berbaris di belakangnya.

Baca juga: Ini menteri yang dipercaya Jokowi tetap jabat lembaga sama

Tepat pada pukul 10.30 WIB acara pelantikan dilaksanakan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai menteri Kabinet Indonesia Maju.

Setelah itu dilakukan sumpah jabatan kepada mereka.

Baca juga: Presiden Jokowi ke menteri: Jangan korupsi