Dinas Arpus Agam gelar pelatihan jurnalistik bagi pelajar

id pelatihan jurnalistik,berita agam

Dinas Arpus Agam gelar pelatihan jurnalistik bagi pelajar

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Muhammad Aryid sedang memasang tanda peserta pelatihan, Senin (21/10). (ANTARA/ Yusrizal)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengadakan pelatihan jurnalistik bagi 50 pelajar di daerah itu dalam meningkatkan kreatifitas generasi muda dalam menulis di aula SMAN 1 Lubukbasung, Senin.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Agam, Muhammad Arsyit di Lubukbasung, Senin, mengatakan para peserta utusan dari SMAN 1 Lubukbasung, SMAN 2 Lubukbasung, SMAN 3 Lubukbasung, SMKN 1 Lubukbasung, SMKN 2 Lubukbasung, MAN 5 Agam dan lainnya.

"Narasumber berasal dari Ketua Forum Literasi Agam Syafruddin, Ketua PWI Agam Mursyidi dan lainnya," katanya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut terlaksana berkat kerjasama antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Agam dengan Forum Literasi Kabupatrn Agam (Forlita).

Kegiatan itu merupakan agenda pertama Dinas Arpus setempat dalam rangka mendukung ayo sukseskan gerakan Agam membaca (AGAM) dan sekaligus mendukung gerakan literasi nasional.

"Ini salah satu untuk menaikan indeks literasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang membiasakan anak-anak punya budaya membaca dan menulis," katanya.

Ia mengakui kegiatan membaca, menulis dan bercerita mulai tergeser dengan media sosial seperti, facebook, instagram dan lainnya.

Apabila tidak cerdas dalam menyikapinya, maka akan menyebabkan tergerusnya ketajaman akal budi dan kekuatan mentalitas.

"Pelatihan jurnalistik ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyikapi kondisi tersebut, karena bisa menjadi sarana efektif meningkatkan budaya gemar membaca," katanya.

Sementara itu, Ketua Forun Literasi Agam, Syafruddin menambahkan pelatihan tersebut untuk memotifasi generasi muda dalam membaca.

Ini mengingat bahwa minat baca di Indonesia hanya berada di urutan ke 69 dari 75 negara.

"Jepang, Amerika Serikat dan lainnya menjadi negara maju karena minat baca masyarakatnya sangat tinggi," katanya.

Demgan dasar itu, Forum Literasi Kabupaten Agam gencar-gencar melakukan pelatihan, lomba menulis dan lainnya dalam rangka meningkatkan minat baca.

Kepala SMAN 1 Lubukbasung Muhammad Mustafa Kamil memberikan apresiasi yang telah mengadakan prlarihan, karena menulis tidak begitu mudah, tetapi sangat sulit sekali.

"Menulis lebih sulit dari pada membaca dan mendengar," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar