Pertamina dorong pengembangan ekonomi kreatif di Padang (Video)

id Pertamina,usaha kecil, bungus padang,terminal bbm, sumatera barat,UMKM

Pertamina dorong pengembangan ekonomi kreatif di Padang (Video)

Hasil usaha kelompok ibu-ibu di kawasan Bungus Teluk Kabung Kota Padang yang dibina program CSR PT Pertamina dengan PKPU (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - PT Pertamina MOR I melalui TBBM Bungus Teluk Kabung mendorong pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Sumatera Barat dalam bentukpemberdayaan masyarakat melalui potensi lokal yakni kelompok usaha mikro kecil menengah di kawasan tersebut.

Pjs Operation Head Terminal BBM Bungus Teluk Kabung Ahmed Syarif Ramadhan di Padang, Kamis mengatakan pihaknya bekerja sama dengan PKPU Human Initiative sejak 2018 membina kelompok Batuang Srikandi Nusantara.

“Kami membina kelompok ini dengan konsep klaster berdaya untuk peningkatan ekonomi pada bidang kelompok pengolah dan pemasar perikanan,” katanya.

Ia mengatakan untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Teluk Kabung Utara difokuskan pada tiga usaha produksi Stik Ikan, keripik, dan Batuang Fish Nastar.

Pihaknya melakukan pendampingan untuk mengoptimalkan potensi kreativitas kelompok yang terdiri dari ibu rumah tangga untuk menciptakan produk dan membantu memasarkan hasil produksi.

“Hasilnya saat ini produk makanan ringan ini sudah mulai di jual di Kota Padang dan ke daerah lainnya,” katanya.

Selain itu pihaknya juga melatih ibu-ibu di Kelurahan Teluk Kabung Utara di bidang usaha jahit menjahit. Pertamina mengucurkan dana sebesar Rp230 juta untuk membeli delapan unit mesin jahit yang mendukung usaha tersebut untuk kelompok usaha D’Kartinis.



Anggota kelompok usaha Batuang Srikandi Nusantara, Nurhayani (62) mengatakan dirinya tergabung bersama 20 ibu rumah tangga di kawasan Bungus Teluk Kabung. Mereka merupakan istri dari nelayan yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga.

Menurut dia kelompok ini didampingi selama dua tahun, beragam fasilitas telah mereka terima mulai dari pelatihan membuat produk hingga pemasaran.

“Dulu kita dilatih membuat produk dan saat ini sudah bisa, sekarang pendampingan dilakukan untuk memasarkan produk. Alhamdulillah saat ini produk sudah dijual di rumah makan, toko di sekitar sini bahkan ke Kota Padang dan lainnya,” kata dia.

Ia mengatakan pembuatan produk ini dibuat dua kali seminggu atau sesuai dengan pesanan yang datang kepada pihaknya.

“Jika pesanan banyak maka kita akan produksi banyak. Alhamdulillah hasil ini sangat membantu perekonomian keluarga,” katanya.

Selain anggota kelompok D`Kartinis Yuli Sarni mengakui hasil dari usaha kelompok sudah dirasakan oleh seluruh anggota yang berjumlah 12 orang.

“Kami dulu tidak bisa menjahit dan secara berkelanjutan melalui program ini kita belajar dan hari ini semua sudah bisa memproduksi mukena, jilbab, dompet, aksesoris dan lainnya,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga dibantu dalam pemasaran barang produksi mereka baik secara luar jaringan maupun dalam jaringan melalui aplikasi di media sosial.

“Kami begitu merasakan dampak besar dari pendampingan ini dan dapat membantu suami dalam mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Vebria Antoni Putra menyatakan bahwa program BID Pertamina berdampak positif bagi masyarakat.

“Dengan program ini, kami berharap Pertamina TBBM Teluk Kabung dapat membina warga untuk menghasilkan produk-produk terbaik sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Kami berharapprogram ini tidak hanya dilakukan di Bungus tapi juga seluruh kecamatan di Padang,” katanya.

Baca juga: Pertamina bantu pelaku UMKM di Pesisir Selatan kembangkan usaha

Baca juga: CSR Pertamina gandeng Rumah Harum Atsiri berdayakan Petani Atsiri di Sumbar


Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar