Payakumbuh bentuk gugus tugas penghematan energi dan air

id payakumbuh

Payakumbuh bentuk gugus tugas penghematan energi dan air

Rakor pembentukan gugus hemat energi dan air (istimewa)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh membentuk gugus tugas penghematan energi dan air di setiap gedung pemerintahan di kota Payakumbuh sesuai instruksi presiden nomor 13 tahun 2011 tentang penghematan energi.

"Ini juga mengacu ke keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor : 188.4/52/EKTL/DESDM-2018 tentang penghematan energi dan air, serta dilanjutkan surat keputusan walikota Payakumbuh Nomor : 005/700/Pereko-Pyk/2018 tanggal 7 september 2018," ungkap Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah kota Payakumbuh Arif Siswandi di Payakumbuh, Sabtu.

Setiap gugus nantinya akan membuat laporan penghematan energi dan air di masing-masing instansi yang dikoordinir oleh sekretariat daerah.

Ia mengatakan energi dan air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari, ketersediaan energi dan air khususnya air bersih sangat terbatas, sedangkan kebutuhan energi dan air bersih terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk.

Dengan aturan tersebut pemerintah diproyeksikan sebagai pelopor hemat energi dan air.

"Setiap instansi harus memiliki gugus tugas sehingga kantor pemerintah bisa menjadi contoh dan sebagai pelopor dalam konservasi energi dalam melakukan penghematan energi dan air," jelasnya.

Sekretaris Daerah kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan rakor pembentukan gugus ini akan berdampak positif terhadap lingkungan dan keterbatasan energi.

"Energi merupakan aset berharga bagi masa depan, maka dituntut untuk bisa melakukan penghematan energi," ujarnya.

Penghematan energi merupakan cara paling ekonomis dalam menghadapi kekurangan energi dan merupakan cara yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan meningkatkan produksi energi.

Melalui rakor ini ia mengharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang konservasi energi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar