Pejabat ajak PMI UNP perkuat budaya donor darah

id Donor Darah,PMI UNP

Pejabat ajak PMI UNP perkuat budaya donor darah

Ilustrasi.

​​​​​​​Painan (ANTARA) - Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Wendi mengajak anggota Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) unit Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat sosialisasi akan pentingnya mendonorkan darah.

"Budaya berbagi namun menyehatkan ialah donor darah, dan kami berharap anggota Korps Sukarela PMI unit UNP menyosialisasikannya ke seluruh lapisan masyarakat," kata dia usai membuka kegiatan Bakti Palang Merah yang dilaksanakan oleh puluhan anggota Korps Sukarela PMI unit UNP di Nagari Koto Ranah, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kamis.

Ia menambahkan dengan aktif mendonorkan darah maka tubuh akan menjadi lebih sehat, menurunkan risiko penyakit jantung, menurunkan tingkat kolestrol, hingga mengurangi kekentalan darah dan beragam manfaat positif lainnya.

"Mendonorkan darah lebih baik dari pada menanti orang lain mendonorkan darahnya kepada kita," kata dia.

Dirinya mengaku aktif mendonorkan darah sejak 2001 hingga saat ini dan berbagai manfaat baik telah dirasakannya dari kegiatan itu.

"Yang pasti usai mendonorkan darah saya merasa lebih senang dan bahagia karena saya telah ikut membantu orang-orang yang membutuhkan," sebutnya lagi.

Dari catatannya, khusus di Pesisir Selatan setidaknya dibutuhkan hingga 15 kantong darah dalam sehari, sementara stok darah dari kegiatan pendonoran hanya menghasilkan darah pada kisaran lima kantong saja per hari.

"Ini menjadi catatan dan pekerjaan rumah bagi kita semua, minimal jika tidak berlebih dalam seharinya tersedia 15 kantong darah yang bisa dijadikan stok dari kegiatan pendonoran darah," imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Korps Sukarela PMI unit UNP, Lindung Saputra menyebutkan pihaknya terus memperkuat sosialisasi akan pentingnya pendonoran darah, dan kegiatan di Koto Ranah merupakan bagian dari hal tersebut.

Ia mengungkapkan Bakti Palang Merah di Nagari Koto Ranah juga akan diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti penanaman 1.000 pohon, gotong royong membersihkan fasilitas umum, pengecekan kesehatan gratis, sosialisasi kesehatan ke masyarakat serta ke sekolah, dan lainnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar