Disdukcapil Agam terbitkan 250 dokumen kependudukan setiap hari

id disdukcapil agam,berita agam,dokumen kependudukan

Disdukcapil Agam terbitkan 250 dokumen kependudukan setiap hari

Salah seorang warga Kabupaten Agam, Ermierti sedang melihatkan dua dokumen kependudukan yang diurus di Disdukcapil Agam, Kamis (10/10). (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Lubukbasung, (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menerbitkan 250 lembar dokumen kependudukan berupa kartu keluarga, akte kelahiran, surat pindah dan lainnya setiap harinya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam, Misran di Lubukbasung, Kamis, mengatakan 250 lembar dokumen kependudukan yang diterbitkan itu merupakan permohonan dari 100 warga atau 100 antrean pelayanan.

"Setiap warga bisa mengurus dua sampai tiga dokumen kependudukan melalui program UDA atau urus satu dapat dua atau tiga bisa ditunggu dan gratis," katanya.

Ia mengatakan, dalam program itu pemohon bisa mengurus dua atau tiga dokumen kependudukan setu kali pengurusan.

Dalam pengurusan itu, tambahnya, pemohon bisa mengurus kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA) dan lainnya.

"Inovasi itu telah diluncurkan semenjak beberapa tahun lalu dalam meningkatkan pelayanan kepada warga," katanya.

Setiap dokumen, tambahnya, membutuhkan waktu pelayanan sekitar 15-20 menit dengan melibatkan lima orang petugas.

Program ini untuk memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus dokumen kependudukan, sehingga warga dengan mudah mendapatkan dokumen kependudukan.

Ke depan pelayanan di Disdukcapil ini bakal berkembang terus.

"Sebelumnya kita hanya memiliki tiga inovasi dan sekarang berkembang menjadi sembilan," katanya.

Salah seorang warga, Ermierti (49) mengatakan program UDA ini mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan.

Selain itu dua dokumen kependudukan itu juga selesai beberapa menit setelah nomor antrean dipanggil.

"Program ini sangat membantu kami dan berharap program ditambah lagi," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar