Obstetri ginekologi dan Kebidanan Unand gelar pengabdian masyarakat di Lumpo

id berita padang,berita sumbar, universitas andalas, faklutas kedokteran unand

Obstetri ginekologi dan Kebidanan Unand gelar pengabdian masyarakat di Lumpo

Kegiatan pengbdian masyarakat Fakultas Kedokteran Unand Padang. (Antara/istimewa)

Padang, (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang diprakasai oleh bagian kebidanan dan S1 Kebidanan FK Unand kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Lumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan di Silago Kabupaten Dharmasraya melibatkan dua prodi yaitu S1 kebidanan dan juga bagian kebidanan FK Unand.

Kegiatan ini di lepas langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas kedokteran Universitas Andalas dr Netti Suharti pada Rabu, 11 September 2019 di ruang sidang Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Jati.

Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat sukses dan bermanfaat bagi masyarakat Lumpo khususnya. Dimana pengabdian masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi yang tidak akan henti dilakukan oleh seorang akademisi perguruan tinggi.

Ketua penyelenggara pengabdian masyarakat Prof Yusrawati menyebutkan FK Unand mengutus 35 orang panitia pengabdian yang terdiri dari Dosen prodi S1 Kebidanan, CPNS Pendidikan Dokter, Residen Obgyn, dan Mahasiswa Prodi S1 kebidanan FK Unand .

Terdapat lima kegiatan utama dalam pengabdian masyarakat ini yang difokuskan pada empat lokasi yaitu Puskesmas Lumpo, SDN 16 Lumpo Kecamatan IV Jurai, MTSN 7 Lumpo Kecamatan IV Jurai, dan kantor wali nagari.

Kegiatan yang dilakukan antara lain deteksi defesiensi ferrum, perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi, optimalisasi kelas ibu hamil dan prenatal yoga , serta deteksi dini kanker serviks melalui IVA test.

Pemeriksaan ibu hamil dengan sasaran awal direncanakan 20 ibu hamil dalam realisasinya dihadiri sampai 50 ibu hamil.

Lalu untuk Pemeriksaan IVA test yang ditargetkan 10 orang dalam realisasinya berjumlah 20 orang.

Untukk pijat bayi dan deteksi tumbuh kembang balita yang dilaksanakan di kantor wali nagari dihadiri oleh 20 ibu yang memiliki bayi.

Kegiatan penyuluhan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) juga mendapat respon antusias dari murid SD kelas 1 hingga kelas 3 berupa materi penyuluhan hingga praktik.

Selain deteksi dini defisiensi Ferrum dengan cara melakukan Pengukuran HB dan kegiatan Antropometri, remaja putri MTSN 7 Painan juga berkesempatan mendapat materi yang berhubungan dengan kesehatan Reproduksi dan Pemeriksaan Payudara Sendiri.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar