Pesisir Selatan salurkan bantuan ke korban abrasi

id Abrasi Batang Kapas,Berita Abrasi,Berita Pesisir Selatan,Berita Sumbar

Pesisir Selatan salurkan bantuan ke korban abrasi

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Aprianto menyerahkan batuan ke korban abrasi pantai di Batang Kapas. (ANTARA / Didi Someldi Putra)

​​​​​​​Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyalurkan sejumlah bantuan ke korban abrasi pantai di Dusun Muaro, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Selasa.

"Bantuan disalurkan ke 38 kepala keluarga yang terdampak abrasi di Dusun Muaro, bantuan tersebut berupa 500 kilogram beras, enam kardus makanan siap saji, tiga tenda pengungsian dan lainnya," kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat, Zulfian Aprianto usai menyerahkan bantuan di Kecamatan Batang Kapas.

Pihaknya berharap bantuan yang disalurkan bisa mencukupi kebutuhan para korban selama di pengungsian.

"Kami akan terus memantau kondisi para korban secara menyeluruh terutama anak-anak dan lansia. Sejauh ini mereka dalam keadaan sehat dan baik," katanya lagi.

Sementara itu, Camat Batang Kapas, Wendra Rovikto mencatat abrasi pantai di Dusun Muara telah menyebabkan sebanyak 38 unit rumah warga rusak berat.

"Abrasi ini sudah terjadi lebih dari sebulan terakhir, dan yang terparah terjadi semenjak seminggu belakangan," ungkapnya.

Pihaknya terus mengimbau warga setempat untuk terus waspada mengingat cuaca yang sulit diprediksi belakangan ini.

Saat ini, katanya pemerintah kabupaten sedang menyiapkan rencana untuk merelokasi pemukiman para korban ke lokasi yang lebih aman.

"Lokasinya hanya berjarak beberapa kilometer dari pemukiman saat ini, karena ada dua lokasi pejabat pemerintah kabupaten masih mempertimbangkan mana yang lebih layak," katanya lagi.

Sementara anggarannya pembangunannya, kata dia, sedang diupayakan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar