Tahun ini, Tanah Datar kembangkan 125 hektare tanaman bawang merah dan bawang putih

id Pengembangan Bawang Merah,Tanah Datar Kembangkan Bawang Merah,Kementerian Pertanian,Berita Tanah Datar,Pengembangan Bawang Putih

Tahun ini, Tanah Datar kembangkan 125 hektare tanaman bawang merah dan bawang putih

Petani menata bawang merah saat panen di Desa Meunasah Lhee, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Aceh, Selasa (24/9/2019). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.

​​​​​​​Batusangkar, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengembangkan tanaman bawang merah dan bawang putih seluas 125 hektare pada 2019 guna menjadikan Indonesia sebagai sentra bawang dan mengantisipasi fluktuasi harga di pasaran.

"Tahun ini Tanah Datar mendapat bantuan dari pusat untuk pengembangan bawang putih dan bawang merah seluas 125 hektar. Hal ini juga sekaitan dengan diversifikasi atau penyeragaman ekonomi di bidang pertanian," kata Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Yulfiardi di Batusangkar Selasa.

Hal tersebut merupakan program dari Kementerian Pertanian dengan memberikan bantuan berupa bibit bawang putih dan bawang merah ke seluruh wilayah Indonesia untuk pengembangan tanaman bawang.

Ia mengatakan untuk penanaman bawang tersebut lebih dipusatkan di daerah Kecamatan X Koto karena memiliki hawa yang sejuk dan tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk bertanam sayuran.

Pengembangan tanam bawang tersebut melibatkan kelompok tani setempat di Nagari Koto Laweh sekaligus dapat memotivasi kelompok tani lainnya.

Ia berharap para kelompok tani dapat menerapkan dan mengembangkan tanaman bawang tersebut secara baik.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Edi Susanto mengatakan pencanangan bertanam bawang putih dan bawang merah tersebut dapat mengendalikan inflasi daerah terutama di Tanah Datar.

Penanaman bawang tersebut juga diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lainnya sehingga dapat berkembang secara merata diseluruh wilayah di Tanah Datar.

"Kita harapkan pengembangan tanam bawang tersebut dapat menanggulangi inflasi tidak hanya di Tanah Datar tetapi juga di Sumatera Barat," ujarnya
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar