Kasus ISPA di Pasaman Barat meningkat selama September akibat terpapar asap

id Kasus ISPA,berita pasaman barat,berita sumbar,kualitas udara sumbar,kualitas udara pasaman barat,karhutla

Kasus ISPA di Pasaman Barat meningkat selama September akibat terpapar asap

Kabut asap di Pasaman Barat masih terus terjadi dan akibatnya kasus ISPA meningkat selama September.

Simpang Empat,- (ANTARA) - Jumlah kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami meningkatkan satu bulan terakhir.

"Memang mengalami peningkatan selama bulan September. Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh kabut asap belakangan ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan menyikapi hal itu pihaknya telah melakukan tindakan dengan melakukan pengobatan kepada pasien. Selain itu juga untuk antisipasi juga menyiagakan puskesmas yang ada di 11 kecamatan yang ada.

"Penyuluhan tentang bahaya asap juga kita tingkatkan. Selain membagikan masker kepada warga," ujarnya.

Menurut dia peningkatan jumlah penderita ISPA masih dalam batas aman dan belum kejadian luar biasa. Namun tentu tindakan pencegahan terus dilakukan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan, Gina menambahkan kasus ISPA di Pasaman Barat mengalami peningkatan pada bulan September dibandingkan Agustus.

"Hingga saat ini jumlah kasus ISPA mencalai 3.154 kasus, sedangkan pada Agustus hanya 3.071 kasus," sebutnya.

Menyikapi hal itu, Pemkab Pasaman Barat mulai Selasa (24/9) hingga Sabtu (28/9) meliburkan anak-anak sekolah mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini sampai SMA/SMK.

"Bagi masyarakat yang beraktifitas di luar rumah disarankan memakai masker," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar