Hubungan asmara pasangan LGBT ini terhenti saat digerebek pemuda di Taman Pagaruyung Tanah Datar

id Pasangan LGBT,Pasangan LGBT Tanah Datar,berita Tanah Datar,berita sumbar,sumbar terkini,Tanah datar terkini

Hubungan asmara pasangan LGBT ini terhenti saat digerebek pemuda di Taman Pagaruyung Tanah Datar

Pelaku AE alias Enjel (30) yang diduga melakukan tindakan pencabulan anak di bawah umur sesama jenis di Taman Pagaruyung Jorong Balai Janggo, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar. (Antara/Dok Polres Tanah Datar)

Batusangkar, (ANTARA) - Kepolisian Resor Tanah Datar, Sumatera Barat, mengamankan pasangan LGBTinisial AEaliasEnjel (30) yang diduga menjalin hubungan asmara sesama jenis (laki-laki) dengan korban IS (17)di Taman Pagaruyung, Jorong Balai Janggo pada Minggu (23/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasat Reskrim dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanah Datar AKP Purwanto melalui Kasubag Humas Iptu Marjoni Usman di Batusangkar Senin, mengatakan pelaku AE yang diduga melakukan pencabulan kepada korban IS yang masih di bawah umur inidigerebek warga saat melakukan perbuatan tidak senonoh di Taman Pagaruyung.

"Warga kemudian menyerahkan pasangan ini ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku tidak ada unsur paksaan, mereka melakukan atas dasar suka sama suka," kata Iptu Marjoni Usman.

Ia mengatakan penggerebekan pasangan ini oleh warga, berawal saat beberapa orang pemuda tengah duduk-duduk di kawasan taman tersebut, dan melihat cahaya telepon genggam memancar dari tengah taman.

Merasa curiga dengan cahaya tersebut, maka sekelompok pemuda ini berupaya mendekati dan mendapati keduanya sedang melakukan perbuatan tak senonoh tersebut.

Tak ingin main hakim sendiri, akhirnya para pemuda membawa keduanya ke kantor Jorong Balai Janggo, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas.

Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kepala Jorong bersama Babinsa serta pemuda setempat membawa keduanya ke Kantor Kodim 0307 dan selanjutnya diserahkan ke Polres Tanah Datar.

Ia mengatakan kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Polres Tanah Datar, dan dimintai keterangan dari saksi-saksi serta mengamankan barang bukti.

"Untuk saat ini pelaku AEaliasEnjel disangkakan melakukan tindak pidana pencabulan sesama jenis yang kebetulan korbannya masih anak-anak," ujarnya.

SesuaiPasal 82 Undang Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yo Pasal 292 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar