Ajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2022, tim verifikasi nilai Solok Selatan

id Porprov Sumbar 2022,Solok Selatan,KONI Sumbar,Zigo Rolanda,Solok Selatan Facebook

Ajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2022, tim verifikasi nilai Solok Selatan

Ketua tim verifikasi bakal calon tuan rumah Porprov Sumbar XVII yang dilaksanakan pada 2022 menerima proposal dari Pemkab Solok Selatan yang mengajukan diri, di Padang Aro, Kamis. (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Tim independen dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat melakukan verifikasi kesiapan Kabupaten Solok Selatan sebagai salah satu daerah yang menjadi bakal calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII pada 2022.

Ketua tim verifikasi Novi Sastra, di Padang Aro, Kamis, mengatakan, kedatangan tim verifikasi untuk melihat sejauh mana kesiapan calon tuan rumah dalam pergelaran event olahraga dua tahunan itu.

"Saat verifikasi kami akan melihat seberapa siap venue serta yang tertulis dalam proposal apakah sesuai dengan fakta di lapangan. Yang intinya apakah daerah tersebut siap sebagai tuan rumah atau tidak," katanya.

Untuk bakal calon tuan rumah Porprov 2022 ada lima kabupaten/kota yang diversifikasi yaitu Pariaman, kota Solok, Solok Selatan, Padang Panjang dan Tanah Datar.

Indikator yang dipakai dalam melakukan verifikasi di semua daerah sama sehingga penilaiannya sesuai fakta.

Yang paling penting dalam penilaian, katanya, berapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan seberapa jauh kesiapannya venuenya serta berapa persen kesiapannya.

Ia menyebutkan karena Solok Selatan lokasinya jauh dari Ibu kota Provinsi ditambah kondisi jalan yang berbelok sehingga harus ada nilai jual yang lebih baik sehingga bisa mengalahkan kabupaten/kota.

Sekretaris Umum KONI Sumbar Irnaldi Samin mengatakan, pergelaran Porprov ini bertujuan agar olahraga di Sumbar bisa berkiprah di tingkat nasional tentu berawal dari Kabupaten/Kota.

Selama ini, katanya, prestasi olahraga Sumbar secara nasional belum membanggakan karena belum berpedoman pada 10 pilar olahraga.

"Salah satu yang terabaikan adalah pendanaan tetapi di Solok Selatan ada perusahaan yang bersedia membangun sport center dengan nilai Rp24 miliar," ujarnya.

Selain itu, katanya, untuk mengatasi masalah pendanaan ini harus ada komitmen daerah untuk melahirkan perda olahraga sehingga bisa dipatok dana untuk pengembangannya.

Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mendukung kabupaten itu sebagai tuan rumah Porprov 2022.

"Untuk pemerataan olahraga di Sumbar maka sudah seharusnya Solok Selatan menjadi tuan rumah Porprov XVII tahun 2022 karena kabupaten lain yang sama mekar sudah melaksanakannya," katanya.

Untuk menuju 2022, imbuhnya tiga kali pembahasan APBD sehingga kalau untuk mengganggaran Rp50 miliar tidak akan berat.

Selain itu, juga ada perusahaan besar di Solok Selatan yang bisa dilibatkan dalam pengembangan olahraga.

"Supaya lebih meyakinkan kami siap menuangkannya dalam bentuk fakta integritas terkait anggaran pelaksanaan Porprov," ujarnya.

Menurut dia, olahraga saat ini bukan hanya sekedar hobi tetapi sudah menjadi industri sehingga harus ada iven besar olahraga yang harus dilaksanakan di Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria diwakili oleh Asisten II Putra Nusa berharap, pagelaran Porprov 2022 bisa dilaksanakan di Kabupaten itu.

"Kami berharap Solok Selatan bisa menjadi tuan rumah Porprov 2022 dan akan menyediakan anggaran untuk pembenahan," katanya.

Setelah persentase tim verifikasi didampingi Ketua KONISolok Selatan Rengga Husada meninjau venue yang akan digunakan untuk Porprov 2022.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar