Seorang kakek di Agam dilaporkan hilang saat mencari durian di kebun

id orang hilang di agam,berita agam,berita sumbar,agam terkini

Seorang kakek di Agam dilaporkan hilang saat mencari durian di kebun

Azwir (67) petani asal Balai Belo, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam yang dinyatakan hilang. (Dok BPBD)

Lubukbasung, (ANTARA) - Azwir (67) seorang petani asal Balai Belo, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dilaporkan hilang saat mencari durian di kebun miliknya pada Rabu (18/9).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Wahyu Bestari di Lubukbasung, Kamis, mengatakan korban diketahui berangkat dari rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB.

"Sampai Rabu malam korban tidak kunjung pulang ke rumahnya sejak pergi ke kebun mencari durian," katanya.

Ia mengatakan, pihak keluarga mencoba mencari keberadaan korban di kebun, namun tidak ditemukan.

Setelah itu pihak keluarga memberitahukan kepada wali jorong, wali nagari, pemerintahan kecamatan dan BPBD.

Mendapat informasi itu, BPBD setempat mengerahkan personel satuan tugas dan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mencari korban.

Pencarian difokuskan di sekitar lahan perkebunan durian milik korban yang berada di belakang pondoknya.

"Kita berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, sehingga bisa berkumpul dengan anaknya," katanya.

Ia menambahkan, korban memiliki tinggi 170 centimeter, rambut ikal, memakai baju kemeja petak-petak, topi dan membawa kain sarung.

Wahyu mengimbau jika ada warga yang menemukan keberadaan korban agar segera melaporkan ke pihak keluarga, atau pemerintah jorong.

Sebelumnya, seorang warga Jorong Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Ali Munir (85) juga dilaporkan hilang pada Senin (16/9).

Namun korban berhasil ditemukan mengapung di MuaroMati dengan jarak sekitar satu kilometer dari rumah korban, Selasa (18/9) sekitar pukul 12.10 WIB.

"Korban ditemukan di dekat SMKN Pelayaran Kecamatan Tanjungraya, dalam kondisi meninggal dunia," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar