Warga Kuranji dapat pemeriksaan Jantung gratis Dari Fakultas Kedokteran Unand

id berita padang,berita terkini, berita sumbar,pengertian penyakit jantung

Warga Kuranji dapat pemeriksaan Jantung gratis Dari Fakultas Kedokteran Unand

Warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) di Padang, Minggu. (Antara/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Puluhan warga Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mendapatkan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan jantung gratis dari bagian Anatomi dan Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand).

"Kegiatan ini merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberi pemeriksaan serta penyuluhan langsung kepada masyarakat," kata Ketua Bagian Fisiologi Kedokteran Unand sekaligus dokter pemeriksa dr Yose Ramda Ilhami, di Padang, Minggu.

Pemeriksaan itu meliputi fisik, berat badan, tinggi badan, tekanan darah, ukuran lingkar pinggang, labor gula darah, kolesterol, dan lainnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Klinik Nomor Satu, Kuranji, Padang.

Warga juga bisa mendeteksi kelainan jantung melalui pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG), sebagai tes sederhana untuk mengukur serta merekam aktivitas listrik jantung.

Selain itu penyelenggara juga memberikan penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan jantung oleh masyarakat.

Yose mengatakan pihaknya membawa sejumlah alat di antaranya pemeriksa jantung, laboratorium.

Kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari warga Kuranji yang berdatangan sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kegiatan ini bermanfaat karena saya berkesempatan memeriksa kesehatan diri, memeriksa jantung, dan diberi cara menjaga kesehatannya," kata salah seorang warga Yuniar (48).

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB, tercatat sekitar 100 warga yang menggunakan layanan dari pihak Kedokteran Unand itu.

Sementara itu Ketua Pengabdian dr Siti Nurhajjah menyebutkan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut rutin dilakukan setiap tahun, namun dengan tema yang berbeda.

Selain Siti Nurhajah dan Yose Ramda Ilhami, ada belasan lainnya yang tergabung dalam tim pengabdian yaitu dr Yamwirasti, dr Erkadius, Dr dr Afriwardi, dr Nur Afrainin Syah, dr Dewi Rusnita, dr Fika Tri Anggraini, dan lainnya.

Pada bagian lain, Direktur Klinik Nomor Satu Jon afrizal mengatakan pihaknya menerima dengan terbuka kegiatan untuk masyarakat tersebut.

"Pada prinsipnya kami mendukung kegiatan seperti ini. Apalagi mengingat geografis daerah yang ada di pinggiran kota, sehingga edukasi kesehatan itu harus digalakkan," katanya.

Ia mengatakan sekali dalam setahun kliniknya bekerjasama dengan kampus dalam memberikan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar