Belajar kedermawanan dari wanita penjaga parkir

id ACT Sumbar

Uni Ema ketika membuka tabungan kurban melalui ACT Sumbar. (Dokumentasi ACT Sumbar)

Padang, (ANTARA) - Raema Zulnetrialis(40) seorang wanita yang sehari-hari bekerja mengatur parkir kendaraan di perkantoran di Jalan S Parman Padang, Sumatera Barat bisa menjadi contoh bahwa kedermawanan dapat dilakukan siapa saja tanpa memperhatikan kondisi ekonomi.

Head of Marketing Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sumbar Deni Marlesi dalam keterangannya di Padang, Rabu, mengatakan wanita yang akrab disapa Uni Ema itu sehari-hari mengatur parkir kendaraan di perkantoran sekitar kantor ACT Sumbar di Ulak Karang Selatan.

Meski hanya mengatur parkir kendaraan, Uni Ema menunjukkan sikap yang antusias untuk urusan kemanusiaan.

Hal yang istimewa dari wanita tersebut yaitu dia sudah berniat menabung untuk menunaikan ibadah kurban melalui lembaga kemanusiaan itu pada Idul Adha 1441 Hijriah atau pada 2020.

Ibu tangguh tersebut sudah menyatakan komitmennya untuk menyisihkan uang yang ia peroleh dari pekerjaannya sebesar Rp5.500 setiap hari hingga tiba waktu menunaikan ibadah kurban tahun depan.

Selain menabung untuk ibadah kurban, wanita tersebut juga suka memberikan sumbangan untuk Palestina dan sebelum menyumbang pernah bertanya apakah diizinkan jika menyumbang hanya dalam jumlah kecil.

"Kebaikannya juga ditujukan untuk donatur kami. Jika ada donatur yang datang memberikan donasi berupa barang, beliau selalu sigap membantu mengangkat donasi itu dari kendaraan donatur ke kantor ACT," katanya.

Meski sudah membantu menjaga dan mengatur parkir kendaraan donatur di kantor ACT, dia tidak memungut jasa parkir karena menurutnya tidak perlu memungut jasa parkir dari orang yang baru saja mengantarkan kebaikan.

Uni Ema, menurut Deni merupakan wanita berpembawaan tegas dan keras dalam arti setiap hari dia bekerja dengan semangat bahkan menunjukkan kebanggaan meski hanya menjadi penjaga parkir, pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh laki-laki.

"Tanpa disadari sebenarnya menjadi dermawan itu cukup sederhana yang penting ada semangat dan kesungguhan di dalam hati," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar