Seluas 25 hektare lahan terbakar di Agam selama 2019

id kebakaran lahan,berita padang,berita sumbar,berita agam,agam terkini

Petugas Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Agam sedang memadamkan api di padang rumput Kecamatan Baso. (ist)

Lubukbasung, (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat seluas 25 hektare lahan perkebunan dan padang rumput di daerah itu mengalami kebakaran dari Januari September 2019.

"Seluas 25 hektare lahan itu tersebar di Kecamatan Lubukbasung, Baso, Palupuh dan lainnya," kata Kepala Satpol-PP dan Damkar Agam, Kurniawan Syahputra didampingi Staf Pendataan dan Perencanaan Pelaporan, Yudi di Lubukbasung, Rabu.

Ia mengatakan lahan seluas 25 hektare itu berasal dari 16 kali kasus kebakaran sejak Januari sampai 11 September 2019.

Lahan itu berupa perkebunan milik warga, padang rumput, pohon bambu dan lainnya.

Untuk mengantisipasi kebakaran lahan, Kurniawan mengimbau warga yang membuka lahan untuk tidak membakar di lokasi karena sangat berisiko menjalar ke lokasi lain mengingat cuaca panas melanda daerah itu.

Selain itu tidak membakar sampah rumah tangga yang bisa menambah pencemaran udara.

Satpol-PP dan Damkar Agam telah menyebarluaskan informasi bahaya kebakaran kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan dan penempelan spanduk atau baliho antisipasi kebakaran.

"Paling penting masyarakat selalu ingat dan waspada. Apabila ada kebakaran hubungi Posko Damkar dengan nomor telepon 0752 66113, 0752 7444236 dan frekuensi radio 151.130 M.hz," katanya.

Satpol-PP dan Damkar setempat menyiagakan Tim Rescue 133 selama 24 jam dan mereka langsung ke lokasi untuk memadamkan api apabila mendapatkan informasi dari warga.

Tim Rescue 133 itu tidak saja memadamkan api, namun menangkap ular yang masuk ke dalam rumah, memindahkan sarang taon dan lainnya.

"Kita telah melengkapi peralatan berupa pakaian, tongkat menangkap ular dan lainnya," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar