Solok Selatan terima bantuan rehab 100 unit RTLH dari Kemensos

id Muzni Zakaria,berita solok selatan,solok selatan terkini,rehab RTLH,berita sumbar,sumbar terkini

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyerahkan bantuan Asuransi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) senilai Rp200 ribu kepada salah seorang Lansia penerima. (foto humas)

Padang Aro, (ANTARA) - Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian Sosial RI sebanyak 100 unit pada 2019.

"Setiap rumah yang dibantu nilainya Rp15 Juta, dan tim dari Kemensos sudah turun ke lapangan semoga dalam waktu dekat bantuan ini sudah direalisasikan," kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Nagari di Padang Aro, Rabu.

Dia menjelaskan, bantuan ini diberikan berbasis kelompok, dimana penerima bantuan terdapat dalam satu kelompok yang saling berdekatan sehingga mereka saling bekerja sama dalam melakukan rehab serta dibantu masyarakat sekitar.

Selain itu semua bantuan yang difasilitasi oleh Kementerian Sosial sudah berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) yang terkoneksi secara daring ke pusat.

Selain terdaftar dalam data BDT katanya, syarat bantuan RTLH juga mempertimbangkan persyaratan lainnya, seperti umur penerima bantuan tidak boleh lebih dari 59 tahun.

Selanjutnya lantai rumah penerima bantuan masih tanah atau papan tidak berkualitas, dinding terbuat dari bambu, terpal yang tidak berkualitas serta kepemilikan tanah tidak bermasalah.

Program rehabRTLH diharapkan memicu, memupuk dan menghadirkan kembali rasa solidaritas kesetiakawanan sosial, dan mendorong warga sekitar ikut serta bergotong-royong dalam memperbaiki rumah warga miskin penerima dana stimulan agar memenuhi syarat layak huni.

Dia menyebutkan, khusus untuk RTLH di Nagari Padang Limau Sundai akan disinergikan dengan program bedah rumah Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

TMMD ini juga melakukam pembukaan jalan dari Padang Limau Sundai menuju Talantam, Lubuk Ulang Aling Selatan sepanjang 12.83 Kilometer.

Dia menambahkan, tahun ini Solok Selatan juga menerima bantuan Asuransi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) untuk 28 orang dengan nilai Rp200 ribu per orang per bulan.

"Sama dengan RTLH bantuan Aslut ini juga pertama kali didapatkan dari Kemensos," ujarnya.

Kordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Solok Selatan Reno Susi Sandra mengatakan syarat pertama yang harus dipenuhi dalam setiap bantuan adalah terdapatnya calon penerima bantuan tersebut di dalam BDT.

Dia mengatakan, pihaknya bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Nagari siap membantu penyempurnaan pendataan BDT di masing-masing kenagarian supaya lebih baik.

"Dalam satu tahun, ada dua kali kesempatan untuk melakukan penyempurnaan BDT di dalam sistem yang telah disiapkan Kemensos. Dari data BDT ini Kemensos mendapatkan informasi awal tentang kondisi fakir miskin yang ada di sebuah daerah," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar