Pesisir Selatan terima Rp1,5 miliar dana CSR Pegadaian untuk pengembangan pariwisata

id Pantai Carocok Painan,pesisir selatan

Pesisir Selatan terima Rp1,5 miliar dana CSR Pegadaian untuk pengembangan pariwisata

Wisatawan memadati objek wisata Pantai Carocok Painan. (ANTARA /Didi Someldi Putra)

Painan, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat tahun ini menerima dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari Perum Pegadaian sebanyak Rp1,5 miliar untuk pengembangan objek wisata Pantai Carocok Painan.

"Kami bersyukur karena Perum Pegadaian berkenan ikut serta dalam pengembangan objek wisata di Pesisir Selatan," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, Senin.

Ia menambahkan dana CSR didapatkan usai pihaknya membicarakan berbagai perkembangan objek wisata di Pesisir Selatan ke petinggi Perum Pegadaian di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Secara spontan petinggi di Perum Pegadaian langsung mengutarakan niatnya untuk mengucurkan CSR untuk mempercepat proses tersebut," imbuhnya.

Dalam waktu dekat pihaknya segera menyiapkan proposal sehingga anggaran tersebut bisa secepatnya didapat dan direalisasikan.

"Kami akan mengarahkan dana tersebut ke objek wisata Pantai Carocok Painan, apakah nanti fokus ke Pulau Cingkuak atau Batu Kereta tergantung dari instansi teknis," katanya lagi.

Ia mengemukakan pembangunan di sektor pariwisata di Pesisir Selatan terus dilakukan bertahap baik dengan anggaran dari kabupaten, provinsi, pusat ataupun melalui CSR.

"Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terus dikembangkan di Pesisir Selatan baik untuk peningkatan pendapatan asli daerah ataupun peningkatan perekonomian masyarakat," sambungnya.

Tahun ini di kawasan objek wisata Pantai Carocok Painan juga akan dibangun mesjid terapung sebagai upaya melengkapi sarana dan prasarana di lokasi.

Selain itu, pembangunan mesjid tersebut juga dimaksud untuk menarik kedatangan wisatawan serta sebagai upaya memperkuat citra wisata halal di Pesisir Selatan.

Untuk mewujudkan pembangunan itu dibutuhkan anggaran hingga Rp27,5 miliar dan tahun ini pemkab mengalokasikan anggaran Rp4 miliar yang bersumber dari APBD kabupaten.

Sementara sisanya sebesar Rp23,5 miliar akan diupayakan melalui bantuan anggaran dari pemerintah pusat.

"Jika di daerah lain terkenal karena ada masjid yang memiliki kubah berlapis emas maka ke depan Pesisir Selatan akan dikenal karena ada masjid yang terapung," katanya lagi. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar