Hendrajoni paparkan kemajuan daerah ke mahasiswa UIN Imam Bonjol

id Hendrajoni

Hendrajoni paparkan kemajuan daerah ke mahasiswa UIN Imam Bonjol

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni memaparkan sejumlah kemajuan daerah ke mahasiswa UIN Imam Bonjol yang tergabung dalam IMPPS. (ist)

Painan, (ANTARA) - Bupati Pesisir SelatanHendrajoni memaparkan sejumlah kemajuan kabupaten yang dipimpinnya ke mahasiswa UIN Imam Bonjol, khususnya yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Pesisir Selatan (IMPPS).

"Banyak kemajuan yang dicapai di Pesisir Selatan, salah satunya mengenai pembuatan dokumen kependudukan yang tidak lagi terpusat di Painan, namun bisa diakses di setiap kecamatan," kata Bupati Hendrajoni pada pelantikan kepengurusan IMPPS Imam Bonjol di Padang, Minggu (8/9).

Selain itu, lanjutnya kemajuan di bidang infrastruktur yang signifikan seperti pembangunan jalan di Kawasan Wisara Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, pembangunan jalan nasional mulai dari Painan hingga ke Tapan.

"Sebelumnya waktu tempuh dari Painan ke Tapan bisa empat jam namun sekarang hanya dua setengah jam," ungkapnya.

Hal serupa juga terjadi di sektor perumahan rakyat, dari 6.387 unit rumah tidak layak huni, sebanyak 3546 unit telah direhabilitasi menjadi rumah layak huni.

Selanjutnya ia juga memaparkan keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan, terutama peningkatan status Puskemas rawat jalan menjadi puskesmas rawat inap.

"Dari 20 buah puskesmas saat ini sudah 13 menjadi puskesmas rawat inap, sementara sisanya ditargetkan tahun 2021 tuntas," kata Hendrajoni lagi.

Pelantikan pengurus IMPPS UIN Imam Bojong Padang digelar di aula Datuak Bandaro Basa kampus setempat, pada acara itu juga dilaksanakan seminar dengan tema generasi muda sebagai motorik nilai-nilai adat dalam hidup bermasyarakat.

Pengurus IMPPS yang dilantik ialah Ketua Umum, Rivo Rikardo, Wakil Ketua, Aditya, Sekretaris Umum, Zemi Agus Marlina, Wakil Sekretaris, Sovia Santika, Bendahara, Anisa Fitri dan Wakil Bendahara Felia Yulita dan lainnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar