Bantu yatim piatu bersaudara untuk tinggal di rumah layak huni

id ACT Sumbar

Bantu yatim piatu bersaudara untuk tinggal di rumah layak huni

ACT Sumbar menggalang donasi untuk membantu kakak-beradik yatim piatu agar dapat tinggal di rumah layak huni. (Dok. ACT Sumbar)

Padang (ANTARA) - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Sumatera Barat menggalang donasi untuk membantu kakak-beradik yatim piatu agar dapat tinggal di rumah layak huni bersama neneknya.

Staf Program ACT Sumbar Aan Saputra di Padang, Kamis, mengatakan dua bersaudara tersebut tinggal bersama nenek mereka di rumah panggung berdinding bambu di Desa Talang Petai, Kecamatan V Koto, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu.

Aan menerangkan kakak-beradik Giswanda(16) dan Kirana (11) sejak kecil sudah menjadi yatim piatu karena ditinggal kedua orangtuanya yang menderita sakit.

Rumah yang kini ditempati bersama nenek merupakan peninggalan kedua orangtua yang juga merupakan rumah bantuan dari pemerintah akibat bencana gempa yang beberapa tahun lalu terjadi.

Rumah tersebut bukanlah rumah layak huni karena berlantai papan, berdinding bambu dan beberapa bagian tampak sudah berlubang.

"Nenek mereka hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu sehingga tidak memiliki biaya untuk memperbaiki rumah," katanya.

Selain kebutuhan untuk rumah layak huni, keduanya juga memerlukan biaya tambahan untuk memenuhi keperluan sekolah mereka.

"Mereka punya kerabat dari mendiang orangtua namun sayangnya kondisi ekonomi juga tidak lebih baik sehingga tidak dapat banyak membantu. Tapi kita bersama tentu bisa membantu kakak beradik tersebut," ujarnya.

ACT Sumbar menggalang donasi melalui laman https://kitabisa.com/campaign/bantuyatimbersaudara yang sudah dibuka sejak pekan terakhir Agustus 2019.

Donasi dari masyarakat tidak hanya digunakan untuk membantu mewujudkan rumah layak huni bagi dua bersaudara itu dan neneknya namun juga bantuan biaya untuk pendidikan dan kebutuhan sehari-hari.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar