Solok lanjutkan pembangunan RSUD dengan dana Rp120 miliar

id Zul Elfian,solok

Wali Kota Solok, Zul Elfian. (ist)

Solok, (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat akan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat dengan total anggaran Rp120 miliar.

"Pada 2018 baru diselesaikan bangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maka tahun ini akan dilanjutkan dengan ruang rawat inap dengan bantuan dana dari pusat," kata Wali Kota Solok, Zul Elfian di Solok, Selasa.

Ia menyebutkan pembangunan RSUD Kota Solok memang dilakukan secara bertahap dengan pembagian lima blok. Sekarang baru siap blok IGD, dan pada 2019 dilanjutkan blok ruang rawat inap.

Jadi masih ada blok ruang operasi, blok dapur dan perlengkapan lainnya, dan blok penerimaan pasien, administrasi dan sarana pendukung.

Dengan RSUD tipe B dan lokasi yang cocok serta strategis diharapkan rumah sakit ini menjadi jawaban untuk mengatasi kebutuhan masyarakat yang sebelumnya di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Natsir telah melebihi kapasitas daya tampung.

"Kami berharap RSUD ini lebih cepat selesai dari yang diperkirakan," ujarnya.

Pihaknya berharap bangunan fisik RSUD dapat diselesaikan pada 2020. Dan langsung merencanakan perekrutan pegawai pada tahun yang sama.

"Kalau pembangunan RSUD telah melewati 50 persen pengerjaan fisik, baru akan disusun formasi pegawai yang akan direkrut," ujarnya.

Wali Kota mengaku masyarakat telah lama membutuhkan dan mengeluhkan kapasitas RSU Mohammad Natsir yang tidak bisa lagi menampung pasien.

Ia berharap selesainya RSUD Kota Solok akan mengurai kelebihan pasien di RSU Muhammad Natsir dalam meningkatkan kesehatan masyarakat karena kebutuhan fasilitas kesehatan telah terpenuhi.

Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) RSUD Kota Solok telah selesai pada 2017 setelah pembebasan lahan selesai. JadiRSUD telah memenuhi persyaratan untuk masalah lingkungan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar