Wapres JK ingatkan ustadz-ustadzah di pesantren ajarkan agama Islam jalan tengah

id Wapres Jusuf Kalla,JK,Islam wasathiyah,Pesantren Modern Terpadu Hamka,Padang,Sumatera Barat

Wapres JK ingatkan ustadz-ustadzah di pesantren ajarkan agama Islam jalan tengah

Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Syafii Maarif, di Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof Dr Hamka II di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/9/2019). (Biro Pers Setwapres)

Padang (ANTARA) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada seluruh tenaga pengajar di sekolah pesantren untuk mengajarkan agama Islam wasathiyah atau Islam jalan tengah yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Tugas utama para ustadz dan ustadzah ini adalah bagaimana mendidik pengetahuan agama yang sesuai zamannya, karena zaman juga pengetahuan politik mengubah sifat-sifat pengertian keagamaan," kata Wapres JK di Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof Dr Hamka II di Padang, Sumatera Barat, Selasa.

Wapres mengatakan perkembangan penerapan ajaran agama Islam di Indonesia saat ini semakin tersebar. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya sekolah pesantren, masjid dan gaya hidup hijrah di kalangan muslim dan muslimah.

Oleh karena itu, Wapres mengingatkan agar para ustadz dan penceramah untuk menyebarkan ajaran agama Islam jalan tengah, yang tidak menimbulkan radikalisme dan perpecahan di kalangan masyarakat.

"Semua itu dibutuhkan pemahaman keagamaan Islam menengah, jalan tengah. Tidak ke kiri, tidak ke kanan; apalagi sangat kiri atau sangat kanan atau radikal," kata JK.

Wapres JK mengatakan dengan penafsiran ajaran agama Islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, maka semangat keagamaan dan toleransi di Indonesia dapat menjadi kebanggaan.

"Ilmu itu universal, agama kita itu modern jika ditafsirkan sesuai zamannya. Kita bersyukur ada semangat keagamaan Islam di Indonesia yang luar biasa, peningkatan semangat keagamaan di Indonesia luar biasa," tutur Wapres.

Sementara itu, pendiri sekaligus pengasuh PMT Prof Dr Hamka II, Syafii Maarif mengatakan pesantren tersebut memberikan pendidikan agama yang mencerahkan dan menunjukkan rahmah.

"Jadi pesantren SMP, SMA ini memberi pengajaran agama Islam yang memunculkan wajah ramah, bukan wajah sangar yang ingin menerkam orang lain; tapi menyebarkan rahmat di muka bumi, makanya namanya Pesantren Terpadu Hamka," ujar Syafii Maarif dalam sambutannya.

Dalam acara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga meresmikan fasilitas akademis berupa gedung asrama putri dan ruang kelas baru di Pondok Modern Terpadu Prof Dr Hamka II. Wapres juga sekaligus menandatangani prasasti peresmian Rusunawa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar