Pelanggan sumber air PDAM Rejang Lebong terancam kesulitan air

id PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong,bengkulu dilanda kemarau,musim kemarau,kesulitan air

Pelanggan sumber air PDAM Rejang Lebong terancam kesulitan air

PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong. (Foto Antarabengkulu.com/Nur Muhamad)

Rejang Lebong (ANTARA) - Sumber air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu saat ini terancam mengering menyusul musim kemarau yang melanda daerah itu sejak beberapa bulan terkahir.

Direktur PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong Orin Retnowati di Rejang Lebong, Senin mengatakan dari 20-an sumber mata air yang menyuplai kebutuhan air bersih bagi warga Rejang Lebong ini terdapat dua sumber mata air yang mulai mengering.

"Sumber mata air baku PDAM Tirta Dharma yang terancam mengering ini berada di Kecamatan Selupu Rejang yakni mata air Sejeneak di Kelurahan Simpang Nangka dan satu lagi mata air Bulak," ujar dia.

Kedua sumber air baku yang terancam mengering ini, kata dia, selain karena pengaruh musim kemarau yang melanda Tanah Air sejak beberapa bulan belakangan juga akibat perubahan tata ruang seperti yang terjadi di dekat sumber mata air Bulak, akibat perubahan fungsi hutan untuk pembukaan pemukiman dan areal pertanian.

"Dari 20-an sumber air baku PDAM Tirta Dharma saat ini masih mengalir namun debitnya menyusut drastis. Kami terpaksa melakukan pendistribusian air ke pelanggan terutama dalam Kota Curup dengan sistem penggiliran, dan untuk daerah yang tidak bisa dialiri air kami distribusikan dengan mobil tanki," katanya.

Sejumlah daerah yang pendistribusian air PDAM nya sudah tidak sampai sehingga harus didrop menggunakan mobil tanki diantaranya pelanggan yang berada di Desa Tasikmalaya, Kecamatan Curup Utara, kemudian perumahan di wilayah Jalan Sapta Marga, Kecamatan Curup Selatan dan beberapa titik lainnya.

Pendistribusian air dengan menggunakan tanki tersebut dilakukan PDAM Tirta Dharma secara gratis, sehingga pelanggan air bersih PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong yang saat ini mencapai 13.058 sambungan yang pendistribusian air bersihnya bermasalah tetap dapat menikmati air bersih.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar