Payakumbuh serahkan bantuan RTLH untuk 350 orang

id Rumah Tidak Layak Huni ,Payakumbuh,Riza Falepi

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi (tengah) (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Payakumbuh  (ANTARA) - Pemerintah Payakumbuh menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) tahun 2019 kepada 350 warga Payakumbuh sebagai penerima manfaat bantuan stimulan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni.

"Tahun 2019 sebanyak 350 unit semuanya sudah full, dengan anggaran Rp17 juta untuk satu rumah," kata Kepala Dinas Perkim Marta Minanda, di Payakumbuh, Senin.

Ia mengatakan dalam tiga tahun terakhir sudah 1.015 unit rumah warga kurang mampu yang direhab. Pada 2017 sebanyak 356 unit dengan anggaran Rp10 juta, pada 2018 sebanyak 309 unit dengan anggaran Rp15 juta dan 2019 sebanyak 350 unit.

“Kita berharap program ini mampu menumbuhkan prakarsa masyarakat, masyarakat yang membangun dan mengawasi sendiri proses pembangunan rumah dibantu oleh sejumlah fasilitator lapangan," ujarnya.

Payakumbuh sendiri merupakan kota terbaik se Indonesia dalam hal pemanfaatan dan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada program rehab rumah ini.

Sementara Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengajak warga penerima bantuan untuk banyak bersyukur.

Ia mengatakan sebagai kepala daerah dirinya memang fokus untuk menangani kebutuhan warga miskin atau kurang mampu.

“Target kebijakan yang saya ambil adalah bagaimana mengurusi mereka yang masih miskin atau membutuhkan uluran tangan pemerintah," ujarnya.

Setelah ini, sebutnya masih ada sekitar 2000 rumah lagi yang akan ditingkatkan statusnya menjadi layak huni.

Wali Kota juga mengajak agar mereka menerapkan perilaku hidup sehat di rumah tersebut dengan tidak lagi buang air besar ke kolam atau tabek.

“Rawatlah rumah bantuan ini dan tolong buatkan kloset langsung agar tidak ada lagi yang BAB di jamban, itu sudah tidak boleh,” katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar