Polres Pasaman Barat berupaya tekan kecelakaan melalui Operasi Patuh Singgalang

id Operasi patuh singgalang

Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso saat upacara Operasi Patuh Singgalang 2019 pada Kamis (29/8).

Simpang Empat, (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berupaya menjadikan Operasi Patuh Singgalang 2019 untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas.

Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso di Simpang Empat, Jumat (30/8) mengatakan Operasi Patuh Singgalang dilaksanakan 14 hari sejak Kamis (29/8).

"Selain untuk menekan angka kecelakaan, operasi ini juga untuk meningkatkan kepatuhan berlalu-lintas bagi pengendara," katanya.

Ia menilai untuk Pasaman Barat masih terdapat sekitar 30 persen pengendara yang lalai memakai kelengkapan berlalu-lintas seperti helm, safety bell dan tidak punya Surat Izin Mengemudi.

Menurutnya jajaran Satuan Lalu-Lintas akan menyasar pengendara yang melanggar aturan yang kasat mata maupun menggunakan kendaraan dalam kondisi tidak normal yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu-lintas.

Selain itu, Kapolres meminta selama operasi, petugas juga bisa memberikan penjelasan dan edukasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu-lintas.

Selain itu juga petugas akan menindak pelanggaran sesuai aturan yang ada tanpa membedakan satu dengan yang lainnya.

"Operasi Patuh Singgalang ini dilakukan secara menyeluruh di wilayah Pasaman Barat, terutama daerah pinggiran yang pengendaranya masih banyak yang kurang tertib berlalu-lintas," tegasnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh pihak terkait untuk terlibat memberikan penjelasan kepada anak-anak di bawah umur agar tidak berkendaraan di jalan raya.

Sebab, belakangan ini banyak terjadi kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

"Mudah-mudahan ke depannya pengendara di Pasaman Barat bisa lebih tertib dan angka kecelakaan bisa menurun," harapnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar