Luis Enrique harus merelakan kepergian putrinya yang mengidap kanker tulang

id luis enrique,barcelona,timnas spanyol

Luis Enrique harus merelakan kepergian putrinya yang mengidap kanker tulang

Dokumentasi - Luis Enrique (kanan) bercengkerama dengan putrinya Xana Martinez (kiri) selepas mengantarkan Barcelona menjuarai Copa del Rey dengan mengalahkan Alaves 3-1 dalam partai final di Stadion Vicente Calderon, Madrid, Spanyol, Sabtu (27/5/2017). (ANTARA/AFP/Javier Soriano)

Jakarta, (ANTARA) - Mantan pelatih Barcelona dan tim nasional Spanyol, Luis Enrique, pada Jumat dini hari WIB, mengumumkan kepergian putrinya Xana Martinex dalam usia sembilan tahun setelah bergulat dengan kanker tulang yang diidapnya.

"Putri kami Xana telah berpulang siang ini dalam usia 9 tahun, setelah lima bulan bergulat dengan osteosarcoma," tulis Enrique dalam pernyataan yang diunggah lewat twitter pribadinya, @luisenrique21.

Enrique berterima kasih kepada juru medis Rumah Sakit Sant Joan dan Sant Pau yang telah berjuang membantu Xana melawan sakitnya.

"Kami akan sangat merindukanmu, tapi kami akan mengenangmu setiap harinya sembari berharap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti. Kamu akan menjadi bintang penuntun keluarga ini. Beristirahatlah Xanita," demikian pesan Enrique untuk sang putri.

Sakit keras yang diidap Xana sempat menjadi alasan Enrique menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala timnas Spanyol pada Juni 2019.

Enrique hanya bertahan sebagai pelatih Spanyol kurang dari setahun sejak ditunjuk pada 9 Juli 2018.

Ia mendampingi Spanyol dalam tujuh pertandingan resmi dan memenangi lima di antaranya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar