Peserta KBN 2019 antusias abadikan sejumlah lokasi bersejarah di Padang Panjang

id KBN 2019 Padang panjang

Peserta KBN 2019 antusias abadikan sejumlah lokasi bersejarah di Padang Panjang

Peserta KBN tengah membuat video blog di salah satu lokasi bersejarah Padang Panjang, Diniyyah Putri. (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, (ANTARA) - Peserta Kemah Budaya Nasional (KBN) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat berkunjung ke beberapa lokasi bersejarah di daerah itu pada hari ke dua pelaksanaan kegiatan tersebut, Selasa.

Kunjungan itu selain memberikan pengetahuan baru bagi peserta, juga dimanfaatkan untuk membuat video blog (vlog), sebuah cara yang kerap digunakan para "millennial" untuk berbagi informasi sekaligus menyalurkan ide dan kreativitas.

Salah seorang peserta KBN dari Jawa Tengah Pramudya Wijaya di Padang Panjang, Selasa, mengatakan antusias mengikuti kunjungan ke lokasi-lokasi bersejarah di Padang Panjang dan mengumpulkan gambar untuk vlog miliknya.

"Di sini sangat menarik dan udaranya segar. Kami sudah kumpulkan banyak bahan untuk diedit," ujar Pramudya.

Beberapa lokasi bersejarah yang dikunjungi yaitu Stasiun Kereta Api, Perguruan Diniyyah Puteri, Masjid Asasi dan Sekolah Calon Tamtama (Secata B).

Dalam setiap kunjungan, para peserta yang merupakan anggota Pramuka Penggalang terlebih dahulu mendapat arahan dan informasi seputar lokasi yang mereka kunjungi.

Peserta merekam penjelasan yang diberikan oleh narasumber di setiap lokasi menggunakan telepon pintar kemudian merekam objek-objek lainnya dan aktivitas rekan sesama peserta di tempat bersejarah tersebut.

Seorang pendamping peserta KBN dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Sutrisno mengatakan membuat video blog termasuk dalam salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta dalam acara yang sudah digelar untuk ke sepuluh kalinya itu.

"Membuat vlog kami harap bisa membantu meningkatkan pemahaman peserta. Mereka nanti juga bisa membagikan konten yang bermanfaat ini di media sosial," katanya.

Video blog karya peserta KBN direncanakan ditayangkan pada hari terakhir kegiatan yaitu pada 31 Agustus 2019. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar