Pengisian saldo minim, penumpang Bus Trans Padang keluhkan pembayaran nontunai

id Penumpang bus Trans Padang, keluhkan, pembayaran nontunai

Penumpang bus Trans Padang tengah membeli kartu Brizi untuk pembayaran secara nontunai.

Padang, (ANTARA) - Penumpang bus Trans Padang mengeluhkan pembayaran secara nontunai karena sebelumnya mereka terbiasa menggunakan pembayaran tunai.

Salah seorang penumpang bus Trans Padang,MiaMeladesviani (30), di Padang, Jumat, menginginkan pembayaran bus Trans Padang kembali seperti semula, yakni secara tunai.

"Karena tempat pengisian saldo masih kurang hanya ada di 10 titik, tentunya akan menyulitkan penumpang yang harus mencari tempat pengisian saldo dulu," ujar dia.

Menurut dia, pembayaran nontunai hanya memudahkan saat proses pembayarannya karena lebih cepat dan praktis.

Penumpang lainnya,Sugiono,juga mengaku terpaksa membeli kartu Brizi karena ia hanya sesekali menggunakan bus Trans Padang.

"Biasanya saya pakai motor, tapi kemarin saya sempat kecelakaan masih belum berani pakai motor, sehingga naik bus," katadia.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri akan mencoba mencarikan solusi untuk penambahan titik pengisian saldo di beberapa halte Trans Padang.

Ia juga mengatakan setiap penumpang tidak diwajibkan menggunakan kartu Brizi, bahkan jika sekiranya tidak ingin memiliki kartu Brizi karena merasa keberatan bisa menggunakan kartu temannya.

Salah seorang koordinator lapangan bus Trans Padang area Taman Imam Bonjol Abdurrahman mengatakan wajar penumpang mengeluh karena masih permulaan dan belum terbiasa menggunakan pembayaran nontunai.

Menurut dia, seiring berjalan waktu penumpang akan terbiasa dengan pembayaran secara nontunai.

"Sebetulnya penggunaan kartu Brizi ini lebih memudahkan penumpang, namun sepertinya masih banyak penumpang yang belum memahami," katadia.

Ia juga mengatakan keluhan tersebut kebanyakan dari para penumpang yang sudah tua dan penumpang yang sesekali menggunakan Trans Padang.

"Untuk penjualan kartu Brizi kurang lebih sekitar 100 kartu per hari di satu titik, yakni di halte Taman Imam Bonjol Padang" kata dia. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar