Emas berjangka terseret anjlok oleh ketidakpastian pemotongan suku bunga

id harga emas,safe haven,ketua Fed

Petugas menunjukan logam mulia emas 24 karat di Toko Emas Ibukota, Cikini, Jakarta. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/am.

Chicago (ANTARA) - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor menunggu pesan yang jelas dari Federal Reserve AS tentang prospek penurunan suku bunga.

Ketua Fed Jerome Powell diharapkan memberikan kejelasan tentang kebijakan moneter Amerika Serikat di pertemuan Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat waktu setempat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 7,2 dolar AS menjadi ditutup pada 1.508,50 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average, yang turun sedikit di pagi hari, secara bertahap berubah sekitar 100 poin lebih tinggi sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Ketika pasar ekuitas naik, para investor biasanya lebih tertarik terhadap aset-aset berisiko seperti saham daripada aset safe haven seperti emas.

Namun penurunan lebih lanjut harga emas tertahan oleh pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 98,1781 pada akhir perdagangan.

Emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya, karena harganya akan menjadi lebih murah.

Harga emas berjangka tak berubah pada akhir perdagangan hari sebelumnya di 1.515,70 dolar AS per ounce, tetapi bergerak lebih rendah dalam perdagangan elektronik berikutnya karena meningkatnya indeks saham dan dolar yang lebih kuat menekan aset safe-haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 11,1 sen atau 0,65 persen menjadi ditutup pada 17,04 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 3,8 dolar AS atau 0,44 persen, menjadi menetap di 861,90 dolar AS per ounce.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar