Kabid Media dan Humas Kejagung di Padang, ajak generasi millenial sadar hukum

id Kejagung,Millenial Sadar Hukum,Unand

Peserta berfoto bersama usai penyuluhan di Kampus Unand, pada Kamis (22/8). (ANTARA/Fathul Abdi)

Padang (ANTARA) - Kepala Bidang Media dan Kehumasan Kejaksaan Agung RI Willy Ade Chaidir, mengajak generasi muda atau yang populer disebut "millenial" untuk memiliki kesadaran hukum dalam hidup berbangsa dan bernegara.

"Secara keseluruhan yang diharapkan adalah negara lebih kuat, salah satu faktor pendorong itu adalah kesadaran serta kepatuhan terhadap hukum," kata Willy Ade Chaidir, di Padang, Kamis.

Hal itu disampaikannya usai memberikan materi penyuluhan hukum di Fakultas Hukum Unand, dihadiri Kepala Sub Bidang Penerangan Hukum Waluyo, dan Asisten Pidana Umum Kejati Sumbar Fadlul Azmi, dan lainnya.

Apalagi, lanjutnya, globalisasi serta kemajuan teknologi informasi yang ada sekarang juga dinilai sebagai tantangan generasi muda.

"Karena itu kami dari kejaksaan terus mengedukasi para generasi muda, baik melalui kampus, sekolah serta pesantren," katanya.

Ia juga memesankan kepada para mahasiswa untuk memahami setiap materi di kampus, praktik, serta diiringi mental yang positif.

"Diharapkan hal tersebut bisa menjaga individu agar tidak melanggar hukum, dari pengamatan pelanggaran hukum yang rentan menjerat generasi muda adalah narkotika," katanya.

Penyuluhan itu diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Unand.

Selain Willy Ade Chaidir yang memaparkan materi Tindak Pidana Pencucian Uang, juga ada pemateri lain yaitu Kasubbid Penerangan Hukum Kejagung Waluyo dengan materi proses penuntutan tindak pidana oleh kejaksaan.

Sementara Dekan Fakultas Hukum Unand Busyra Azheri berharap setiap materi yang diberikan bisa dipahami serta diterapkan para mahasiswa.

Ia juga memaparkan pihaknya terus meningkatkan kualitas serta menghadirkan program pendidikan bagi mahasiswa, terutama di bidang hukum.

"Bagi mahasiswa yang memiliki minat ke dunia penegak hukum, ada Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) sebagai wadahnya, " katanya.

Lembaga itu sudah berjalan dua tahun dan bekerja sama dengan Komisi Yudisial (KY) untuk memberikan pembinaan dan pembekalan, terutama nilai-nilai etis seorang penegak hukum.

Ia mengatakan nilai attitude seta etika adalah bagian yang penting di samping materi akademis dalam perkuliahan.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar