Payakumbuh kembali gelar Alek Silek, Tuo Silek Malaysia hadir (Video)

id Alek Silek,Payakumbuh,silat tradisi minangkabau

Press Conference Alek Silek Payakumbuh. (ANTARA SUMBAR/Syafri Ario)

Payakumbuh (ANTARA) - Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, kembali menggelar Alek Silek (Festival Silat) pada 26-28 Agustus di Lapangan Medan Nan Bapaneh, Ngalau Indah Kota Payakumbuh.

"Ratusan anak sasian atau pendeka silek Minangkabau asal Sumbar akan berkumpul di Kota Payakumbuh untuk mengikuti Festival Alek Silek," kata Ketua Panitia Payakumbuh Alek Silek Payakumbuh, Rothman S Datuak Paduko Basa Pandeka Sago, di Payakumbuh, Kamis.

Selain tuo-tuo silek lokal juga akan dihadiri oleh perwakilan tuo silek dari Malaysia yang berjumlah lima orang.

Sejauh ini sudah terdapat enam daerah yang dipastikan ikut ambil bagian pada kegiatan yang ditujukan untuk pelestarian silek tradisi tersebut. Keenam daerah itu adalah Solok Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Bukittinggi, Tanah Datar, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Selain Kota Payakumbuh selaku tuan rumah, juga hadir empat daerah lain yang merupakan mitra, yaitu Kabupaten Sijunjung, Kota Solok, Kota Padang, Kabupaten Agam," katanya.

Sementara untuk kategori yang difestivalkan ada tiga kategori, pertama kategori putra usia taruna (di bawah 20 tahun), putra dewasa, dan terakhir putri semua umur.

"Untuk masing-masing kategori akan diambil tiga terbaik dan diberikan uang pembinaan sebesar Rp1 juta," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwista Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman mengatakan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp152 juta yang berasal dari APBD Kota Payakumbuh untuk Alek Silek tersebut.

"Ini adalah tahun ketiga kita menggelar festival silek. Pada 2017 hanya untuk Luak Limopuluah saja sedangkan 2018 dan tahun ini se-Sumbar dan juga dihadiri oleh tuo silek asal Malaysia," jelasnya.

Kegiatan ini selain untuk melestarikan budaya silek tradisi Minangkabau juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Payakumbuh.

"Kita mengharapkan generasi muda tidak lupa dengan silek tradisi Minangkabau ini," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar