Tahu manfaatnya, sembilan wali nagari Solok Selatan daftarkan perangkatnya JKN KIS

id BPJS Kesehatan,Perangkat JKN KIS,Wali Nagari,Solok Selatan

Tahu manfaatnya, sembilan wali nagari Solok Selatan daftarkan perangkatnya JKN KIS

Proses penandatanganan dan diskusi komitmen Wali nagari di Solok Selatan dengan BPJS Kesehatan cabang Solok (ANTARA/Istimewa)

Padang Aro, (ANTARA) - Sebanyak 39 Wali Nagari di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, berkomitmen dalam kesepakatan dengan BPJS Cabang Solok Selatan untuk mendaftarkan perangkat nagarinya dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hingga November mendatang.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada sembilan nagari yang menandatangani kesepakatan dengan BPJS, jadi masih ada 30 nagari lagi yang belum," kata Kepala Kabupaten Solok Selatan, BPJS Kesehatan Cabang Solok, Rezna Afre Yanti di Padang Aro, Kamis saat dihubungi di Solok.

Rezna menyebutkan sembilan nagari yang sudah menandatangani dan menyetujui komitmen yaitu Nagari Pasar Muara Labuh, Bomas, Alam Pauh Duo, Kapau Alam Pauh Duo, Padang Air Dingin, Nagari Sitapus, Pauh Duo Nan Batigo, Pakan Rabaa Tengah, dan Pulakek Koto Baru.

"Jadi, berdasarkan kesepakatan paling lambat 1 November 30 nagari yang sampai hari ini belum mendaftar wajib mendaftarkan seluruh perangkat nagarinya," ujarnya.

Pihaknya berharap dengan komitmen ini, semua wali nagari dan perangkatnya di Solok Selatan sudah ikut dan terjamin dalam kepesertaan JKN-KIS pada tahun ini.

Ia berharap dengan komitmen tersebut, wali nagari dapat juga mengajak dan menyosialisasikan program JKN KIS ke masyarakat nagari di wiayahnya.

"Wali nagari menunggu data dari BPJS, nantinya kami koordinasikan," ujarnya.
Proses penandatanganan dan diskusi komitmen Wali nagari di Solok Selatan dengan BPJS Kesehatan cabang Solok (ANTARA SUMBAR/istimewa)
Sebelumnya, Wali Nagari Sako Selatan Pasir Talang, Pepi Suhendra, pertama kalinya sempat keberatan ikut JKN KIS karena sudah mendapat kartu tersebut dari istrinya yang ASN.

Tapi, setelah disampaikan regulasinya bahwa setiap pekerja penerima upah wajib ikut, sekarang wali nagari tersebut sudah setuju dan bersedia mendaftarkan perangkatnya dalam kepesertaan JKN KIS.

Acara penandatangan komitmen kemarin (20 dan 21 Agustus 2019) diketuai Kasi perdata dan tata usaha negara, Kejari Kabupaten Solok Selatan Roni Indra.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar