Tiga nelayan Pasaman Barat hilang saat mencari ikan di perairan Air Bangis

id kapal nelayan,nelayan hilang,kapal hilang,cuaca ekstrem,pasaman barat,sumbar

Tim gabungan Basarnas melakukan pencarian kepada tiga orang nelayan yang hilang di perairan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Pasaman Barat.

Simpang Empat, (ANTARA) - Tiga nelayan yang menggunakan Kapal KM Timnas 3 gross tonnage (GT) yang sedang mencari ikan diduga beserta kapalnya hilang di sekitar laut Karang Bayang, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

"Benar, tim gabungan masih melakukan pencarian. Diduga hilang pada Selasa (20/8) dinihari," kata Koordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pasaman, Zulfahmi di Simpang Empat, Rabu.

Pihaknya mengetahui hilangnya nelayan itu setelah pihak keluarga korban memberitahu."Sampai saat ini kami masih melakukan pencarian menggunakan kapal ke arah karang bayang dan barat karang bayang yang berjarak dari dermaga Air Bangis kurang sekitar 10 mil laut," ujarnya.

Ia menjelaskan hilangnya kapal itu berawal pada Senin (19/8) sekitar pukul 13.00 WIB pergi melaut.Namun hingga Senin malam nelayan itu belum juga kembali sehingga pihak keluarga memberitahu ke Basarnas.

Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam, Satu Hilang, Tujuh Selamat

"Informasi terakhir ada nelayan yang sempat melihat kapaltersebut dalam kondisi mesin keadaan rusak ditambah angin badai kencang sehingga menyebabkan nelayan tersebut tidak bisa pulang," katanya.

Dua kapal nelayan lain telah berangkat mencari kapal hilang tersebut pada Selasa (20/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari hasil pencarian itu hanya menemukan jaring ikan tetapi tidak menemukan kapalbeserta korban nelayan yang hilang tersebut.

Baca juga: Tim SAR Mentawai lanjutkan pencarian nelayan hilang

Baca juga: Tim SAR Mentawai mencari nelayan yang hilang di Sipora


"Hingga saat ini tim gabungan Basarnas, Pos AL, Pol Air, nelayan sekitar dan pemilik kapal serta pihak kecamatan dan nagari masih melakukan pencarian," ujarnya.

Tiga orang nelayan yang hilang itu adalah Zarlan (60), Saprimanto (15) dan M Rais (18).

Pihaknya mengingatkan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan jika melaut karena cuaca adanya ekstrem saat ini. (*)

Baca juga: Nelayan Pesisir Selatan yang Hilang Ditemukan Tewas

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar