Hujan mulai turun, masyarakat Pasaman Barat diminta waspada banjir dan longsor

id Waspada banjir

Hujan mulai turun, masyarakat Pasaman Barat diminta waspada banjir dan longsor

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo saat menunjukkan daerah rawan bencana di daerah itu dan masyarakat diingatkan waspada karena hujan lebat melanda Pasaman Barat sejak Jumat (16/8) pagi.

Simpang Empat, (ANTARA) - Masyarakat Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat diingatkan untuk mewaspadai bencana banjir dan longsor akibat hujan yang melanda daerah itu sejak Jumat (16/8) dinihari.

"Hujan lebat menggguyur Pasaman Barat sejak Jumat pagi. Masyarakat harus waspada bencana terutama banjir, longsor dan abrasi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Jumat.

Menurutnya dari peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca di sebagian wilayah Pasaman Barat dalam keadaan hujan lebat. ApalagiPasaman Barat memiliki sungai besar, laut dan daerah perbukitan yang rawan bencana.

"Ada sekitar lima aliran sungai yang menjadi langganan banjir di Pasaman Barat," ujarnya.

Lima aliran sungai yang rawan banjir itu yakni Sungai Batang Pasaman, Batang Sikabau, Batang Bayang, Batang Batahan, dan Sungai Anak Air Haji.

"Setiap hujan lebat biasanya air sungai itu selalu meluap dan mengenangi rumah warga sekitar," katanya.

Ia mengajak masyarakat yang berada di titik rawan banjir lebih waspada saat curah hujan tinggi atau hujan di hulu sungai.

Selain di lima sungai besar itu, warga yang berada di daerah perbukitan, pegunungan dan di tepi laut agar juga selalu waspada, sebab Pasaman Barat juga rawan tanah longsor, terutama di Kecamatan Talamau dan rawan abrasi di pantai Sasak.

"Saat ini cuaca tidak menentu atau ekstrem. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu siaga bencana," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar