Mantan presiden sepak bola Bolivia dijatuhi sanksi seumur hidup oleh FIFA

id romer osuna,skandal suap fifa,FIFA,sanksi fifa

Presiden Conmebol Nicolas Leoz (kanan) dan bendahara Conmebol Romer Osuna (kiri) menyaksikan pertandingan persahabatan antara Bolivia melawan Brasil di Santa Cruz, Bolivia. (6/4/2013) AFP PHOTO/Aizar Raldes

Jakarta, (ANTARA) - FIFA pada Kamis menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola yang berlaku seumur hidup kepada eks kepala federasi sepak bola Bolivia, Romer Osuna, karena terbukti menerima suap.

Osuna, yang juga mantan bendahara federasi sepak bola Amerika Selatan, termasuk di dalam kelompok ofisial federasi tersebut yang dituntut dengan pasal korupsi pada 2015 di tengah skandal yang memicu reformasi di dalam tubuh FIFA.

Pengadilan komite etik independen FIFA dalam pernyataan tertulis menyatakan jika mereka telah menyelidiki skema penyuapan yang berjalan dari 2012 hingga 2015 di mana Osuna dituduh "memberikan kontrak kepada sejumlah perusahaan untuk hak media dan pemasaran kompetisi-kompetisi CONMEBOL."

"Ruang pengadilan mendapati jika Tuan Osuna telah melanggar artikel 21 (penyuapan) dari Kode Etik FIFA edisi 2018, sebagai hasilnya, menjatuhkan sanksi kepadanya dengan larangan seumur hidup," demikian seperti dikutip AFP, Kamis.

FIFA juga menjatuhkan denda satu juta Swiss franc, setara dengan kurang lebih 1,92 juta dolar AS kepada Osuna.

Setelah tuntutan dibacakan, Osuna berjanji untuk bekerja sama dengan penyelidik, baik di Bolivia maupun di Amerika Serikat, yang menyelidiki kasus penyuapan dalam sepak bola. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar