Optimalkan panen, Payakumbuh gunakan teknologi Combine Harvester

id Combine Harvester,pertanian payakumbuh

Optimalkan panen, Payakumbuh gunakan teknologi Combine Harvester

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Depi Sastra (ANTARA SUMBAR/Syafri Ario)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh menerapkan penggunaan Combine Harvester (mesin pemanen gabah) untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di Kota Payakumbuh.

"Intensifikasi pertanian terus kita kembangkan melalui peningkatan faktor-faktor produksi untuk memenuhi target produksi pertanian, khususnya komoditas padi," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Depi Sastra di Payakumbuh, Kamis.

Penggunaan Combine Harvester (mesin pemanen gabah) ini diterapkan pada hamparan sawah petani di Kota Payakumbuh terutama pada saat panen raya.

"Ini sudah diterapkan oleh Kelompok Tani Suka Damai Kelurahan Koto Baru Kecamatan Payakumbuh Timur," ujarnya.

Depi mengatakan dalam kondisi normal, mesin ini bisa memanen lahan sawah seluas satu hektar selama kurang lebih tiga jam.

Penggunaan alat tersebut akan mampu menciptakan efisiensi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi padi petani.

"Alat ini dioperasikan oleh satu orang saja, artinya satu orang bisa memanen satu hektar sawah dalam hitungan jam," jelasnya.

Selain itu dengan mesin ini petani tak perlu mengeluarkan upah panen yang lumayan besar karena alat ini mampu bekerja efektif dan efesien.

Depi juga mengklaim bahwa panen padi menggunakan Combine Harvester

dapat mengurangi jumlah padi terbuang saat melakukan proses panen.

"Alat tersebut mampu memisahkan gabah dari batangnya secara baik," ujarnya.

Menurutnya pola panen tradisional selama ini kadang masih menyisakan gabah pada batang padi atau jerami, sedangkan melalui alat ini, hal itu bisa ditekan sekecil mungkin.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar