Ini tiga mantan kepala daerah yang duduk di DPRD Sumbar

id KPU Sumbar,Mantan Kepala Daerah,DPRD Sumbar

Ketua KPU Sumbar Amnasmen (tengah) saat memimpin rapat pleno. (ANTARA SUMBAR / Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Tiga orang mantan kepala daerah di Sumatera Barat yakni Ismet Amzis, Irzal Ilyas dan Beny Utama berhasil memastikan kursi mereka sebagai calon terpilih anggota DPRD Sumatera Barat periode 2019-2024.

Ketua KPU Sumatera Barat Amnasmen di Padang, Rabu mengucapkan syukur seluruh tahapan pemilu legislatif telah sampai ke tahap ini.

“Dalam rapat pleno ini kita tetapkan 65 anggota DPRD Sumbar, dan beberapa calo terpilih anggota DPRD merupakan mantan kepala daerah," kata dia.

Ia mengatakan Wali Kota Bukittinggi periode 2010-2015 Ismet Amziz yang maju dari Partai Demokrat menjadi calon terpilih anggota DPRD Sumbar dengan capaian suara terbanyak yakni 29.782 suara dalam pemilu legislatif di daerah pemilihan Sumbar III meliputi Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Saat menjadi orang nomor satu di Kota Bukittinggi, Ismet juga menggunakan Partai Demokrat sebagai kendaraan politiknya maju dalam Pilkada Bukitinggi periode 2015-2020, namun dirinya harus menerima kekalahan dari calon independen Ramlan Nurmatias yang menjadi Wali Kota Bukittinggi saat ini.

Hal serupa dialami oleh Beny Utama yang menjabat sebagai Bupati Pasaman periode 2010-2015, namun ketika maju dalam Pilkada Pasaman 2015-2020 dirinya yang berpasangan dengan Daniel Lubis harus mengakui keunggulan pasangan Yusuf Lubis dan Atos yang menjadi Bupati Pasaman dan Wakil Bupati Pasaman saat ini.

Beny Utama dalam Pileg 2019 ini maju dari partai Golkar dan berhasil meraih suara sebanyak 29.063 suara di daerah pemilihan Sumbar IV meliputi Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara itu, Irzal Ilyas juga mengalami hal demikian, ia menjabat sebagai Wali Kota Solok periode 2010-2015, dan pada Pilkada Kota Solok 2015-2020 dirinya harus mengakui keunggulan Zul Efian.

Irzal Ilyas sendiri maju dari Partai Demokrat dalam pemilu legislatif 2019 dan ditetapkan sebagai calon terpilih anggota DPRD Sumatera Barat 2019-2024 dengan jumlah suara sebesar 14.072 suara di daerah pemilihan Sumbar VII meliputi Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menggelar rapat pleno penetapan calon terpilih anggota DPRD Sumatera Barat hasil pemilu 2019 di Hotel Mercure Kota Padang pada Rabu.

Amnasmen mengatakan dari 16 partai yang menjadi peserta pemilu legislatif 2019 di Sumatera Barat hanya sembilan partai yang berhasil meraih kursi di DPRDSumbar.

Kesembilan partai tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar. Kemudian PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar