Payakumbuh menjadi daerah pusat kegiatan wilayah di Sumbar

id Muslim

Kadis PUPR Payakumbuh, Muslim. (Antara Sumbar/Syafri Ario)

Payakumbuh, (ANTARA) - Kota Payakumbuh saat ini sudah menjadi daerah dengan status pusat kegiatan wilayah di Sumatera Barat yakni kota yang diproyeksikan untuk menunjang kegiatan daerah lain.

"Dulu kita tahun 2017 sampai 2018 dalam RTRW nasional atau rencana pembangunan jangka menengah adalah pusat kegiatan promosi untuk wilayahnya sendiri," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim di Payakumbuh, Rabu.

Kini Payakumbuh naik status menjadi daerah pusat kegiatan wilayah sehingga tak hanya melayani kegiatan Payakumbuh, tapi juga melayani seluruh kabupaten kota di Sumbar.

"Bahkan tak hanya Sumbar kita juga melayani daerah Provinsi Riau," ujarnya.

Dengan status tersebut Payakumbuh harus mampu menyediakan sarana dan prasaran penunjang seperti sarana transportasi, akomodasi dan sarana lainnya.

"Maka itu Payakumbuh wajib menyediakan sarana penunjang itu, termasuk hotel dan rel kereta api, sarana kuliner," kata Muslim.

Untuk menunjang itu Pemkot Payakumbuh saat ini tengah merancang penambahan investasi hotel berbintang empat, pembangunan Masjid Agung, Stadion, sarana rekreasi hingga Water Plant.

"Sudah ada investor menyatakan kuat membangun hotel berbintang empat di Payakumbuh pada hari ini akan datang presentasi," ungkapnya.

Terkait hal itu Pemkot juga sudah merevisi RTRW yang saat ini dalam tahap persetujuan 15 kementerian.

"Perubahan itu untuk menunjang Payakumbuh sebagai pusat kegiatan wilayah," jelas Muslim. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar