Lepas status daerah tertinggal, tiga tahun Pasaman Barat masih dalam pembinaan

id Tingkatkan kinerja

Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Yudesri (kiri) saat menerima plakat entas dari ketertinggalan dari Kepala Bappeda Pasaman Barat, Joni Hendri.

Simpang Empat, (ANTARA) - Sekretaris KabupatenPasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Yudesri mengingatkan kepada semua aparatur sipil negara agar tetap meningkatkan kinerja dengan program yang menyentuh langsung masyarakat.

"Meskipun Pasaman Barat sudah terlepas dari ketertinggalan. Namun, pembinaan masih dilakukan selama tiga tahun ke depan," katanya, Selasa (13/8).

Menurutnya program yang prorakyat harus tetap dijalankan dan ditingkatkan. Mengingat Pasaman Barat masih dalam pembinaan terkait persoalan ketertinggalan.

Ia menyebutkan pada 31 Juli 2019 lalu berdasarkan keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 79 PasamanBaratterentaskan dari daerah tertinggal.

"Tentunya semua ini dapat kita raih berkat kerja sama semua pihak yang saling membantu bekerjasama, berkolaborasi dan bersinergi dengan baik untuk melaksanakan program yang terarah dan tepat sasaran," katanya.

Ia mengucapkan terima yang sebesar-besarnya atas semua upaya keras dan kegigihan semua pihak.

Ia menjelaskan suatu kabupaten ditetapkan sebagai daerah tertinggal ditetapkan berdasarkan enam kriteria yaitu perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas dan karakteristik daerah.

Maka berdasarkan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 79 tahun 2019 tanggal 31 Juli 2019 tentang penetapan daerah tertinggal yang terentaskan pada 2015-2019, Kabupaten Pasaman Baratmerupakan salah satu dari 62 kabupaten yang entas dari daerah tertinggal tersebut.

"Pasaman Barat dan Kabupaten Solok Selatan berhasil lepas dari status tertinggal di Sumbar, tinggal Kabupaten Kepulauan Mentawai. Makanya kita perlu bersyukur dan terus lakukan perbaikan dan semangat di dalam bekerja demi mewujudkan Pasaman Barat yang maju," harapnya.

Sebelumnya pada Senin (12/8) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pasaman Barat, Joni Hendri menyerahkan plakat resmi entas dari ketertinggalan kepada Sekretaris Kabupaten, Yudesri. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar