Jembatan Salido dibangun tahun ini, pemerintah alokasikan Rp12,6 miliar

id Jembatan Salido ,Pesisir Selatan,Hendrajoni

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ketika menyaksikan pemancangan tiang pancang jembatan Salido. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)

Painan  (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) mengalokasikan anggaran Rp12,6 miliar membangun jembatan Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

"Kementerian PU-PR mengalokasikan anggaran Rp12,6 miliar untuk membangun jembatan ini, pembangunan jembatan merupakan bagian dari pembangunan jalan dua lajur dari Painan ke Salido," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ketika menyaksikan pemancangan tiang pancang jembatan tersebut di Salido, Kecamatan IV Jurai, Senin.

Ia menambahkan proyek pembangunan jembatan akan dituntaskan dalam kurun waktu 190 hari kalender dan proyeknya dilaksanakan oleh PT Sultan Arvant Permana.

"Kami berharap pekerjaannya selesai dengan baik dan waktu pengerjaan tuntas sesuai dengan waktu yang ditetapkan," katanya lagi.

Ia mengungkapkan pembangunan jalan dua lajur dua Painan-Salido sudah lama dinantikan oleh masyarakat sekitar, karena kondisi jalan yang agak sempit sehingga rentan terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu jalan dua lajur tersebut juga sudah menjadi kebutuhan seiring dengan ramainya kunjungan wisatawan ke daerah setempat sejak beberapa tahun terakhir.

"Semoga dengan nanti selesainya pembangunan jalan dua lajur di lokasi tidak macet lagi baik pada hari kerja, libur sekolah, libur akhir tahun dan libur lebaran," sebutnya.

Ia mengungkapkan rencana pembangunan jalan dua lajur Painan-Salido saat ini sudah masuk tahap pengukuran dan ganti rugi, sejauh ini semuanya berjalan sesuai dengan harapan.

"Saya bersyukur semuanya berjalan sesuai rencana, mulai dari dukungan masyarakat hingga respon pejabat Kementerian PU-PR yang cukup baik terhadap pembangunan jalan ini," imbuhnya.

Dirinya pada kesempatan itu juga mengucapkan terimakasih kepada pejabat pusat karena berbagai kemudahan ia dapatkan ketika mengajukan rencana pembangunan di daerah berjuluk negeri sejuta pesona itu.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar