Bupati Sijunjung targetkan raih penghargaan kabupaten sehat

id Kabupaten sehat,Sijunjung,Kemenkes RI,Sanitasi

Penyambutan tim verifikasi Kemenkes RI oleh bupati Sijunjung dan sejumlah pejabat. (Ist)

Muaro (ANTARA) - Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menyambut baik kunjungan lapangan tim verifikasi dari Kementerian Kesehatan terkait penilaian kabupaten sehat di Rumah Dinas Bupati setempat, Rabu malam.

Hadir kesempatan itu, Ketua Pengadilan Agama Sijunjung, Ketua TP-PKK Kabupaten Sijunjung, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian Lingkup Setdakab serta Camat.

Bupati Yuswir Arifin mengucapkan selamat datang kepada tim verifikasi pusat di Kabupaten Sijunjung.

“Selamat datang kami ucapkan kepada tim verifikasi dari Kemenkes RI di Ranah Lansek Manih, mudah-mudahan selama dua hari menjalankan turun lapangan dalam keadaan sehat walafiat,” ucapnya.

Kemudian, penilaian pada 2019, pihaknya menargetkan meraih penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Wistara.

Perlu disampaikan kepada tim verifikasi pusat, di Sijunjung telah menerapkan sanitasi dan ketersediaan jamban atau Open Defecatin Free (ODF) dan bisa sebut juga tidak BAB sembarangan, terangnya.

Bupati mengatakan, saat ini sanitasi dan ketersediaan akses jamban yang memadai di Kabupaten Sijunjung diangka 81,76 persen.

Untuk itu, ia bertekat pada tahun 2019 angka 81,76 persen itu terus meningkat hingga 100 persen, sehingga terwujudnya sanitasi berbasis masyarakat, ungkapnya.

Ketua tim verifikasi Pusat, Sonny P. Warow menyebut Sijunjung merupakan salah satu daerah yang lolos bedah dokumen dan dilakukan peninjauan lapangan.

“Verifikasi bukan mencari juara, namun melihat langsung kinerja pemerintah daerah bersama masyarakat, apabila dokumen cocok dengan fakta lapangan maka akan diberikan penghargaan,” jelasnya.

Untuk itu diharapkan, semua pihak dapat membantu tahapan verifikasi dengan berbagi informasi dan data yang sangat mendukung indikator penilaian nantinya.

Ia mengatakan, termasuk juga tahapan klarifikasi langsung di lapangan.
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar