Pemkot Pariaman bantu pedagang etalase

id Etalase dagangan,Pemkot Pariaman

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menyerahkan bantuan etalase kepada pelaku usaha kecil menengah di bidang makanan di Pariaman, Selasa (30/7). (Antara sumbar/Aadiaat M. S)

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, menyerahkan90 etalase untuk pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah itu agar produk yang dijual oleh pedagang terlindungi dari debu dan lalat.

"Permasalahan pelaku UKM pada umumnya yaitu pada permodalan untuk mengembangkan usaha," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin saat menyerahkan etalase kepada pelaku UKM makanan di Pariaman, Selasa.

Menyadari hal tersebut, imbuhnya Pemkot setiap tahun menyalurkan puluhan etalase untuk pelaku UKM sebagai tempat menjajakan dagangannya di tempat yang layak.

Ia menyampaikan penyaluran tersebut sebagai bentuk perhatian Pemko Pariaman guna menyejahterakan kehidupan warga di daerah itu.

"Diharapkan dengan adanya etalase ini maka dapat membantu pelaku UKM untuk mengembangkan usahanya," katanya.

Selain permodalan untuk mengembangkan usaha, lanjutnya ada empat hal lainnya yang dibantu Pemkot Pariaman untuk peningkatan pendapatan pelaku usaha.

Adapun empat hal tersebut yaitu pemasaran, promosi, serta pembinaan peningkatan mutu produk dan pelayanan yang diberikan pelaku UKM agar makanan yang dihasilkan digemari oleh konsumen.

"Peningkatan ekonomi pelaku UKM ini merupakan salah satu program kami dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Pariaman," ujarnya.

Ia menegaskan bantuan yang diberikan tersebut berdasarkan kondisi pelaku UKM yang sebenarnya tanpa ada desakan atau kepentingan siapapun.

Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Pariaman Syofinar mengatakan tahun lalu pihaknya tidak saja menyerahkan 90 etalase namun juga 40 gerobak untuk berdagang.

"Jadi ini merupakan kegiatan tahunan yang kami berikan kepada pelaku UKM yang membutuhkan," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar