Pariaman bina ratusan pelaku UKM hasilkan produk makanan higienis

id makanan higienis,pariaman,sumbar,ukm

Narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Sumbar memberikan materi terkait kehigienisan makanan pada pembinaan pelaku usaha kecil menengah yang bergerak di bidang kuliner di daerah itu, di Pariaman, Selasa (30/7). (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat tahun ini membina 100 pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah itu agar mampu menghasilkan produk makanan higienis.

"Jumlah pelaku UKM di Pariaman mencapai 7.065 orang yang mana 40 persennya merupakan UKM makanan," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin saat membuka kegiatan pelatihan di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan banyaknya UKM makanan dapat mendukung daerah itu sebagai salah satu tujuan objek wisata kuliner unggulan di Sumbar.

Namun sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang makanan dan tujuan wisata, lanjutnya maka kehigienisan kulinernya perlu dijaga agar makanan yang dijual sehat dan dapat menarik minat pembeli.

"Dengan banyak yang membeli maka dapat meningkatkan pendapatan," katanya.

Ia meminta pelaku UKM di daerah itu untuk menjaga kehigienisan dagangannya serta memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

"Banyak senyum, ramah, dan berikan pelayanan yang baik. Ini kunci berdagang agar pelanggan betah berbelanja," ujarnya.

Selain menjaga kehigienisan dan pelayanan, lanjutnya pelaku usaha juga memperkuat promosi agar dikenal oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Pariaman Syofinar mengatakan pihaknya terus berupaya memajukan usaha yang dijalankan warga di daerah itu.

"Upaya tersebut baik dengan bimbingan dan pemberian bantuan kepada pelaku UKM," kata dia.

Ia berharap dengan adanya pembinaan tersebut maka pelaku UKM di daerah itu dapat berkembang sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya.

Pihaknya menyampaikan pelaku UKM yang dibina tersebut yaitu mulai dari pelaku usaha kipang kacang, ladu, sala, dan berbagai jenis gorengan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar