Naik peringkat, Payakumbuh raih penghargaan KLA tingkat madya

id Kota Layak anak

Pemkot Payakumbuh menerima penghargaan Kota Layak Anak tingkat Madya. (Antara Sumbar/Syafri Ario)

Payakumbuh, (ANTARA) - Setelah empat kali meraih penghargaan Kota Layak Anak tingkat Pratama, tahun ini Payakumbuh berhasil naik peringkat ke tingkat Madya.

"Alhamdulillah, penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya ini juga bersamaan dengan penghargaan Indonesia's Attractiveness Award dari Majalah TEMPO di Jakarta," ujar Wali Kota PayakumbuhRiza Falepidi Payakumbuh, Kamis.

Penghargaan yang diterima dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) merupakan bukti dari komitmen yang dibangunnya bersama stakeholders terkait pemenuhan dan perlindungan terhadap hak-hak anak.

Ia menjelaskan dalam membangun kota pihaknya selalu memperhatikan bagaimana hak-hak anak bisa terpenuhi.

"Termasuk juga dalam pelayanan, kami perintahkan di setiap unit pelayanan agar menyediakan ruang yang ramah terhadap anak, ada tempat yang nyaman bagi anak untuk bermain," kata Riza.

Wali kota juga mengimbau setiap orang tua, keluarga, masyarakat dan dunia usaha agar komit untuk memperhatikan pemenuhan hak-hak anak.

"Agar anak-anak tumbuh dan berkembang dengan optimal," ujarnya.

Menurutnya hak anak harus menjadi prioritas utama karena mereka yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa untuk membangun negara ini kedepan.

Penghargaan-penghargaan yang diraih Kota Payakumbuh selama ini sangat mendukung untuk Payakumbuh dianugerahi Kota Layak Anak, seperti penghargaan Kota Sehat, Adipura, Sanitasi, Pembangunan RTLH, serta penghargaan lainnya.

"Penghargaan tersebut saling mendukung terhadap indikator yang ada dalam penilaian KLA ini," jelasnya.

Sementara Sekretaris Daerah Rida Ananda didampingi Kepala DP3AP2KB Syahnadel Khairimengungkapkan pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat.

"Kota Payakumbuh juga sudah lama memiliki perda tentang Kawasan Bebas Rokok. Hal ini jelas bertujuan untuk melindungi anak," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar