Antisipasi peretasan Padang rancang rencana induk sistem keamanan data

id padang satu data, sistem keamanan data, padang

Antisipasi peretasan Padang rancang rencana induk sistem keamanan data

Kabid Komunikasi Statistik dan Persandian Dinas Kominfo Padang Swesti Fanloni (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang merancang rencana induk sistem keamanan data dalam rangka meningkatkan keamanan data dan mencegah peretasan.

"Belajar dari pengalaman sebelumnya website Pemkot Padang bertubi-tubi diretas hacker, saat ini kami tengah merancang rencana induk sistem keamanan data untuk menjaga data yang ada," kata Kabid Komunikasi Statistik dan Persandian Dinas Kominfo Padang Swesti Fanloni di Padang, Selasa.

Menurutnya biaya yang dikeluarkan untuk membangun sistem data tidak sedikit dan jika keamanan lemah mudah diretas akan menimbulkan kerugian yang juga besar.

Apalagi sistem keamanan informasi juga merupakan salah satu indikator kinerja tahapan dan tata kelola pemerintah daerah, kata dia.

Ia memberi contoh jika sistem keamanan data sudah dibangun maka dokumen yang diterbitkan Pemkot Padang dapat diidentifikasi keasliannya.

"Misalnya lembaran APBD elektronik yang telah diberikan barcode, jika ada satu saja yang diubah akan ketahuan dan teridentifikasi," katanya.

Demikian juga dengan penggunaan tanda tangan elektronik pejabat berwenang dalam rangka mempermudah pelayanan publik.

Saat ini yang sudah menerapkan tanda tangan elektronik tersebut adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dengan penggunaan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi pengurusan dokumen lebih mudah dan keaslian dokumen juga mudah dilacak, katanya.

Tidak hanya itu Pemkot Padang saat ini juga tengah merancang cetak biru Padang Satu Data yang berisi data induk tentang kota.

Big data ini penting karena keberhasilan pemerintah salah satunya diukur dari pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan untuk mewujudkan harus ada data yang akurat, kata dia.
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar