Pusat bantu Pariaman Rp440 juta lanjutkan pembangunan Kota Tepi Air

id kota tepi air

Lokasi yang akan dijadikan waterfront city atau kota tepi air di Kota Pariaman. (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah pusat membantu Kota Pariaman, Sumatera Barat untuk melanjutkan pembangunan penataan sungai guna dijadikan WaterfrontCity atau Kota Tepi Air dengan nilai kontrak mencapai Rp440 juta.

"Sekarang masih dalam proses tender di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kataWali Kota Pariaman Genius Umardi Pariaman, Senin.

Ia mengatakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penataan waterfrant city tersebut yaitu di sungai Batang Piaman yang mana sebelumnya pengerjaannya telah dimulai melalui APBD sehingga mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

"Kami upayakan tahun berikutnya pemerintah pusat juga membantu kelanjutan pembangunan waterfront city di Pariaman," katanya.

Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat tersebut, lanjutnya maka akan mempercepat terlaksananya program pemerintah daerah itu dalam menata sungai untuk mendukung pariwisata.

Penataan tersebut yaitu dengan membangun pedestrian dan taman di seluruh sungai di Kota Pariaman sehingga dapat menarik wisatawan ke daerah itu.

Menurutnya dengan meningkatnya kunjungan wisatawan maka akan berdampak pada peningkatan perekonomian pelaku usaha di daerah itu.

"Oleh sebab itu seluruh sungai baik yang volume airnya kecil maupun besar akan kami tata," ujarnya.

Selain dari dana APBD dan APBN pembangunan waterfront city di daerah itu juga dibantu oleh sejumlah pihak di antaranya PLN.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman meminta bantuan pemerintah pusat untuk membangun waterfront cityguna menambah daya tarik pariwisata di daerah itu.

"Beberapa waktu lalu saya meminta langsung kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk bantuan ini," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar.

Ia mengatakan pada kesempatan itu Menteri Basuki Hadimuljono berjanji tahun ini akan membantu pembangunan waterfront city di Kota Pariaman.

Ia menyebutkan lokasi sungai yang akan dijadikan lokasi waterfront city di daerah itu yaitu mulai dari Muaro Pariaman lalu diteruskan ke arah Kampung Baru dan kawasan Pauh.

"Nantinya semua sungai di Pariaman ditata dengan baik sehingga dapat dijadikan bagian dari destinasi wisata," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar