Jalan penghubung Tanjung Sani dan Sungai Batang sudah bisa dilewati

id Longsor,Agam

Alat berat sedang membersihkan material longsor menimbun badan jalan di Pandan, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Jalan kabupaten menghubungkan Nagari Tanjung Sani menuju Sungai Batang, Kecamatan Tanjungraya, telah bisa dilintasi setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam membersihkan material longsor yang menutupi ruas itu, Jumat (19/7) sekitar pukul 16.40 WIB.

"Jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Wahyu Bestari di Lubukbasung, Jumat.

Pemerintah daerah setempat mengerahkan satu unit alat berat dan mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP Damkar Agam. Pembersihan itu dilakukan sejak Jumat pagi sampai sore.

"Setelah material selesai dibersihkan, mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke jalan itu agar bersih," katanya.

Ia menambahkan, curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu sejak Kamis (18/7) sore sampai malam mengakibatkan tanah longsor menimbun badan jalan di tiga titik.

Material longsor itu menutupi badan jalan di Jorong Padam, Nagari Tanjungsani, Kecamatan Tanjungraya dua titik sepanjang 100 meter dengan tinggi 1,5 meter dan panjang 50 meter dengan tinggi 1,5 meter.

Selain itu di Jorong Galapuang, Kecamatan Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya sepanjang 80 meter dengan tinggi dua meter.

Material tanah longsor di Padam selesai dibersihkan pada pukul 12.55 WIB dan 14.40 WIB. Sedangkan di Galapuang pada pukul 16.40 WIB.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Kita juga mengerahkan perahu karet untuk membawa warga," katanya.

Dengan kejadian itu, Wahyu mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dengan cara mengungsi ke daerah lebih aman saat curah hujan tinggi.

Ini dalam rangka agar tidak menjadi korban jiwa apabila tanah longsor melanda daerah itu. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar