Pemilik rumah yang digeledah Densus 88 di Nipah sehari-hari jualan garam

id Densus 88,Terorisme,Nipah,Padang,Sumbar

Destasemen Khusus 88 melakukan penggeledehan di salah satu rumah warga RT 04, RW 02, Kelurahan Berok Nipah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar). (ANTARA SUMBAR/Fathul Abdi)

Padang, (ANTARA) - Detasemen Khusus 88 melakukan penggeledehan di salah satu rumah warga RT 04, RW 02, Kelurahan Berok Nipah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat. Pemilik rumah N (39) diketahui sehari-hari bekerja menjual garam, atau mengojek.

"Petugas datang sekitar pukul 15.10 WIB, dan saya mendampingi penggeledehan itu," kata Ketua RT 04 Syaiful, di Padang, Jumat.

Ia mengatakan rumah tersebut milik warga bernama N (39), yang sudah berpuluh tahun tinggal di daerah itu.

Dari penggeledahan itu petugas mengamankan sejumlah barang elektronik seperti laptop, handphone, dan kaset yang bertuliskan bom.

"Dari yang saya lihat petugas membawa barang elektronik itu," katanya.

Ia mengatakan tidak mengetahui secara pasti kasus apa yang menjerat salah seorang warga tersebut, namun disinyalir terlibat salah satu jaringan terorisme.

Penggeledahan berjalan sekitar satu setengah jam mulai pukul 15.10 WIB hingga pukul 16.20 WIB.

Sementara Ketua RW 02 Refianti, mengatakan pemilik rumah berinisial N diketahui beraktivitas normal saja pada hari-hari biasa.

"Ia beraktivitas normal pada hari biasanya, sama seperti warga yang lain, dan sering juga berkomunikasi," katanya.

Saat penggeledehan berlangsung N tidak berada di rumah, karena diketahui ia sudah ditangkap pada Kamis (18/7) malam di Padang.

Pemilik rumah N (39) diketahui sehari-hari bekerja menjual garam, atau mengojek.

Penggeledahan itu sempat menarik perhatian warga sekitar, yang dikawal petugas bersenjata laras panjang.

Sampai berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari instansi terkait untuk penggeledahan itu.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar