Kelanjutan pembangunan Pasar Pariaman: memasuki masa lelang fisik

id Pasar Pariaman,Pariaman

Kelanjutan pembangunan Pasar Pariaman: memasuki masa lelang fisik

Salah seorang pekerja membawa besi bekas bangunan Pasar Pariaman, Kota Pariaman, Sumatera Barat untuk dikumpulkan, Jumat (29/3). (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

​​​​​​​Pariaman  (ANTARA) - Pembangunan Pasar Pariaman, Sumatera Barat, memasuki masa lelang fisik dengan nilai kontrak sekitar Rp102 miliar dan diprediksi dalam waktu dekat bangunan yang didesain ramah lingkungan itu dapat dikerjakan.

"Diprediksi Agustus tahun ini pembangunan Pasar Pariaman sudah dapat dilakukan," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan dengan masuknya pengerjaan Pasar Pariaman pada masa lelang maka dapat menjawab kekhawatiran pedagang dan warga atas revitalisasi pasar yang tertunda dari jadwal yang telah disampaikan sebelumnya.

"Jadi kami harapkan tidak ada permasalahan dari oknum-oknum yang dapat mengganggu proses ini," katanya.

Ia menegaskan dengan dibangunnya pasar tersebut maka lokasi berjualan pedagang akan lebih baik dari yang sebelumnya sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk berbelanja.

Ia menyampaikan ke depan pihaknya akan menyusun jadwal peletakkan batu pertama Pasar Pariaman yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau menteri terkait.

"Tentu hal ini kami konsultasikan dulu kepada walikota dan pihak terkait lainnya," ujarnya.

Sebelumnya Pembangunan Pasar Pariaman di Kota Pariaman telah memasuki masa lelang untuk manajemen konstruksi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR senilai Rp3,3 miliar.

"Pembangunanya tinggal menunggu proses di kementerian," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Pariaman Asrizal di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan pembangunan tersebut dikerjakan tahun jamak karena sempitnya waktu pelaksanaan dalam tahun ini.

Apalagi dana yang digunakan besar yaitu lebih dari Rp100 miliar sehingga memakan waktu yang lama.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar